~Me2day
www.me2day.net
~Daum
www.daum.net
~Cyworld
www.cyworld. com
4.21.2012
IU - You And I [LYRIC]
Sigyel bomyo soksagineun bimildeul
Ganjorhan nae mamsogi yagi
Jigeum ne moseubeul hechyodo joa
Nareul jechokhamyon halsurok joa
Nae ireum bullojwo
Son teumsero bichineun
Nae mam deulkilkka duryowo
Gaseumi mak bokcha sorowo
Jogeumman kkok chamgo nal gidaryojwo
Norang narangeun jigeum andweji
Sigyereul do bochego sipjiman~
Nega itdon mireso
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
Nega monjo yotbogo on sigandeul
Nowa nega hamkkeyossotji
Narang norajuneun geudega joa
Nega murobomyon geudedo joa
Nae ireumi mwoya
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/i/iu/you_i.html ]
Son teumsero bichineun
Nae mam deulkilkka duryowo
Gaseumi mak bokcha sorowo
Jogeumman kkok chamgo nal gidaryojwo
Norang narangeun jigeum andweji
Sigyereul do bochego sipjiman~
Nega itdon mireso
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
Nun kkambakhamyon oreuni dwel goeyo
Nal arabogetjyo
Geuden giokhagetjyo
Geure gimyohetdon ai
Son teumsero bichineun
Nae moseup cham jota
Sonkkeuteuro dollimyo
Sigyetbaneura dallyobwa
Jogeumman do ppalli narabwa
Du nuneul kkok gamgo mabobeul gonda
Norang narangeun jogeum namatji
Myot nal myotsiljin moreugetjiman~
Nega isseul mireso
Hoksi nega hemendamyon
Noreur arabol suitge
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
Ganjorhan nae mamsogi yagi
Jigeum ne moseubeul hechyodo joa
Nareul jechokhamyon halsurok joa
Nae ireum bullojwo
Son teumsero bichineun
Nae mam deulkilkka duryowo
Gaseumi mak bokcha sorowo
Jogeumman kkok chamgo nal gidaryojwo
Norang narangeun jigeum andweji
Sigyereul do bochego sipjiman~
Nega itdon mireso
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
Nega monjo yotbogo on sigandeul
Nowa nega hamkkeyossotji
Narang norajuneun geudega joa
Nega murobomyon geudedo joa
Nae ireumi mwoya
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/i/iu/you_i.html ]
Son teumsero bichineun
Nae mam deulkilkka duryowo
Gaseumi mak bokcha sorowo
Jogeumman kkok chamgo nal gidaryojwo
Norang narangeun jigeum andweji
Sigyereul do bochego sipjiman~
Nega itdon mireso
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
Nun kkambakhamyon oreuni dwel goeyo
Nal arabogetjyo
Geuden giokhagetjyo
Geure gimyohetdon ai
Son teumsero bichineun
Nae moseup cham jota
Sonkkeuteuro dollimyo
Sigyetbaneura dallyobwa
Jogeumman do ppalli narabwa
Du nuneul kkok gamgo mabobeul gonda
Norang narangeun jogeum namatji
Myot nal myotsiljin moreugetjiman~
Nega isseul mireso
Hoksi nega hemendamyon
Noreur arabol suitge
Nae ireumeul bul~lo~jwo~
F.R.I.E.N.D is always Together
cr : @minsaicoHJ_0729
Title : F.R.I.E.N.D is always Together
Author : Minji Eusebio :)
Cast : U-KISS (bisa di bayangin yang laen kok :D)
Cameo : * G.O - MBLAQ , Thunder - MBLAQ
*Gikwang B2ST - Yoon Doo Jun B2ST
Genre : Friendship + Comedy.
Aaaahhh!! Annyeonhaseo Annyeonghaseo!!
Haihaaii, author lg pengen membuat sesuatu yang BeDa (??) wkwkwkwk mian yah kalo ada salah-salah kata karna.....
Author juga manusia punyaa rasa punya hati (???) Dan bagi yang di tag bisa meninggalkan Comment dan Likenya Gomawoo!!!
____________________,,___________________
[Kiseop POV]
Mengapa hari ini selalu cepat datang? Aku malas untuk bertemu 4 orang gila di kampusku! Bukaann!! Bukan!! Aku ga bisa melawan mereka! Bahkan aku ingin membalas mereka tapii...
"Yah! Mau kemana kau?" Ck, berandalan itu lagi.
"Mwo?" Tanyaku sembari menatapnya tajam
"Eh! Lo udah mulai brani ye??" Ucapnya mencengkram pundakku, dengan segera ku hempaskan tangannya.
"WOI!!" G.O, dia mendorongku hingga kesudut ruangan dan menghentakkanku sampai kepalaku hampir terbentur tembok.
"dasar lo ye Namja sok ganteng! Anjir lo! Awas ya lo!" Ucapnya sembari menunjukku.
"Cabut" ucapnya sembari meninggalkanku, aku hanya bisa tertunduk lemas. Kenapa aku selalu lemah??!! Karna aku ini pendiam? Mereka cuman benci karna aku ini mempunyai teman banyak?? Aiiishhhh!!
"Eh?! Kiseop?! Lo kenapa? Gapapa kan lo?" tanya Xander,Dongho dan Eli yang menemukanku di pojok ruangan itu.
"Gak, gue gapapa" Dongho menyiritkan matanya, pasti dia udah tau.
"Pasti merekakan yang gangguin Hyung??" Tanyanya.
"Sudahlah kalian ga usah khawatir.. Gue gapapa kok" ucapku meyakinkan mereka kalo aku bakal selamet.
"Tap..tapi..."
"Sudahlah Hyung aku gapapa" aku bersikukuh meyakinkan Xander bahwa aku benar-benar 'TIDAK' ingin merepotkan mereka.
"Oke tapi kalo elo ada apa-apa, inget masih ada kami yang bisa ngebantu" aku hanya bisa tersenyum kepada Eli.
"Ayo kita masuk kelas" ucap Xander memeluk pundakku..
13 : 00 PM
Waktu di mana kami harus istirahat sejenak..
"Seopie, ayo ke kantin" ajak Kevin sembari tersenyum manis.
"Hehehe, iaa ayo" aku, dan teman-temanku memutuskan untuk makan siang di kantin.
"Huaaaa kuliah emang buat capek,kesel tapi seru" Kibum tersenyum dan kembali makan dengan lahap.
"Iaaa aku sesujuu" jawab AJ dan kami hanya bersenda gurau bersama, memang ini bener-bener sahabat yang aku cari selama ini...
-Kiseoppovend-
[Author POV]
15 : 09 PM
Waktunya mereka untuk pulang..
"Kiseop! Ga pulang bareng nih?" Tawar Soohyun.
"Gaa gue sendiri aja lagian ada latian Dance" tolak halus Kiseop.
"Geurre?? Aah, ya udah annyeong.."
"Ne.." Ucap Kiseop melambaikan tangannya dan berjalan pulang.
"Ih, gue tuh curiga deh ama Kiseop" gumam Kevin menatap Kiseop yang berjalan menjauh.
"Gue malah khawatir" ucap Eli.
"Khawaatir?! Dia kenapa?" Tanya Kevin lagi.
"G.O,Thunder,Gikwang,Doojun katanya ga suka ama dia.. Gara-gara dia itu ganteng dan terkenal, Gue khawatir mah kalo dia di apa apain" jelas Xander.
"Waduh??!! Kita ikutin dia aja kalo gitu" usul Kibum. Dan akhirnya mereka semua memutuskan untuk ngikutin Kiseop..
Di perjalanan pulang, Kiseop bertemu dengan Doojun dan temen-temennya.
"Eeh.. Kiseop met sore Namja sok ganteng" sapa pedas Gikwang.
"APAAN SIH LO?! Lo tu yang sok ganteng!!"
"Wooow, mulai ngelawan lo???!!" Tangan Doo Junpun melayang ke arah Dagu dan perut Kiseop, Kiseoppun melawan dengan membanting Doo Jun.
"HYAA!!" G.O dan Thunder mulai menghabisi Kiseop sampai ia terjatuh lemas.
"OMO??!! WOI?! Lo apain temen gue?! HAH??" Bentak Eli garang.
"Emang urusan lo apa??" Gertak Doo Jun.
"Anjir lo ye!!" Eli yang jago taekwondo udah siap ngabisin Doo Jun dan kawan-kawan.
"Eli! Lo ga bisa sendiri!! Gue bantu" ucap Kibum.
"Kita juga bantu" ucap Kevin tersenyum. Walau Kevin terlihat lembek tapi dia bener-bener sixpack dan kuat. *ga pernah liat kaann? XD*
"Yakin??"
"Yakin lah, liat nih" Kaki Kevin melayang ke arah pipi G.O dan langsung meninju wajah G.O serta Eli dan Xander yang meninju bagian perut Gikwang dan kepalanya AJ,Hoon dan Soohyun mengajar habis Doo Jun dan membanting Thunder juga menindihnya Kibum juga membantu Kevin dan Dongho membawa Kiseop yang pingsan.
"Hyungg!! Tunggu di sini aku akan membantu Eli dan Xander Hyung" ucap Dongho yang berlari ke arah Xander dan Eli.
"Ampuuunnn ampuuunnn" ucap G.O menyerah, dengan segera mereka semua menyudahi pertengkaran mereka.
"Awas lo ye kalo sampe gue liat lo ganguin Kiseop lagi.. habis lo!" Ancam Eli, tapi mereka malah kabur..
"Tapi, masalahnya sekarang Kiseop pingsan" ucap Dongho menunjuk Kiseop.
"Omona??!!" Mereka berlari menuju Kiseop
"Aigoo!! kepala dan Hidungnya berdarah"
"Bawa ke rumah gue aja, sebelum dia kehabisan darah" ucap Xander mengangkat lengan Kiseop dan membopongnya.
"Eeh, gue bantu" Eli juga ikut membantu Xander sedang yang lain membawa barang-barang milik Kiseop.
Dan, gak lama mereka udah sampe di rumah Xander yang lumayan besar.
"Baringkan dia di kamar, aku akan membawa kotak obat dann ehmm Dongho kau bisa ambil baskom dan air hangat Kevin tolong ambilkan handuk dan Hoon tolong ambilkan es.. Gomawoo" setelah sibuk mengambil barang-barang yang di perlukan, sekarang mereka sibuk untuk mengobati Kiseop.
"T-tunggu!! Lihat!! Tangannya bergerakk!!" Seru Dongho dengan girang, sedikit demi sedikit mata Kiseop terbuka.
"Kiseop? Lo gapapa kan??" Tanya Hoon khawatir.
"Gaak, gue gapapa" ucap Kiseop memegangi kepalanya.
"lo selalu ngomong gitu padahal lo lagi kenapa-kenapa" ucap Kevin jengkel.
"Terserah gue lah vin!!"
"Lo tu selalu nganggep kita ga bisa ngebantu lo!!"
"Hhhh!! Gue cuman ga mau ngerepotin kalian!! Ngerti ga sih??" Semenit mereka saling diam..
"Kita ga ngerti, karna kita ga pernah kesusahan buat nolong elo atau yang lain" jelas Xander mendekati Kiseop.
"Kita ini sahabat, ga mungkin ga mau nolong" ucap Eli memeluk Kiseop.
"Ayolaah, kita kan UKISS..." Hoon merangkul mereka.
"UKISS??" Tanya Dongho
"Sapa yang ngasi nama???" Tanya Kibum, Hoon hanya tersenyum dan menunjuk Kevin.
"Hahahahahaha!!! UKIIISSSSS!!!" Mereka saling berpelukan..
Sekarang Kiseop mulai belajar Taekwondo,dance dan vocal bersama sahabat-sahabatnya..
"Eh, ada Kiseop" ucap G.O tersenyum kepada Kiseop.
"Mau apa lo??"
"Hmmm, ga sih gue ama temen-temen cuman mau minta maaf" ucap G.O tertunduk.
"Lo mau maafin gue kan??" Kiseop tersenyum dengan perkataan G.O dan memeluknya sebagai tanda permaafan.
"Oke deh gue tinggal dulu" ucap G.O meninggalkan mereka.
"Eh iya, Kiseop ada Yeoja baru di sekolah kita" ucap Kevin genit.
"Yaaa, genit lo Vin!!" Ucap Kiseop menjitak Kevin.
"Yeee, Hyung meerreka~~ ituu.. neomu yeepeooo loohh" Dongho mengedip-ngedipkan matanya.
"Aiih lah Dongho ini-,-" ucap Kiseop, padahal Kiseop juga penasaran teradap Yeoja baru itu.
"Iya loh, katanya ada 6???" Ucap Hoon ikut-ikutan.
"Iya, namanya Minhyeon,Yeora,Minji,Hyeri,Hyesup,Jewoo.." Xander tersenyum nakal kepada Kiseop.
"HYUUUUNGGGG!!!" Dongho dan kawan-kawannya menjitak Xander..
"Hahahaha, yang namanya Sahabat itu pasti selalu bersama.. Kayak gini nih kekek aku seneng deh punya sahabat kayak kalian!!" ucap AJ memeluk semua temannya.
"Yeeee!! UKISSSS!!!" dan merekapun berusaha untuk berkenalan dengan Yeoja-Yeoja itu dan akhirnya mereka bisa deket sampai mereka bekerja menjadi sebuah boyband di Korea dan di seluruh negara bersama Yeoja-Yeoja mereka, merekapun tak pernah berpisah sampai selamanya...
“Friend is always together don't care who the friend is sad or happy cry or smile we're ALWAYS TOGETHER!!”
-Ubiquitos Korean Internasional Super Star [UKISS]-
The End
ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ, bagaimana?? Walaupun biasa-biasa aja ni crita.. Tp moga-moga Readers seneng deh, Pokoknya yang lagi musuhan atau yang lagi marah-marahan *sama aja* moga-moga cepet akur ^o^
Gomawo for reading all!! Author Love You..
Gomawo for nae Hananim,Alexander eeh salah, Gomawo for Readers dan semuanya!!
lope : AUTHOR :D *PLAKK!!*
Title : F.R.I.E.N.D is always Together
Author : Minji Eusebio :)
Cast : U-KISS (bisa di bayangin yang laen kok :D)
Cameo : * G.O - MBLAQ , Thunder - MBLAQ
*Gikwang B2ST - Yoon Doo Jun B2ST
Genre : Friendship + Comedy.
Aaaahhh!! Annyeonhaseo Annyeonghaseo!!
Haihaaii, author lg pengen membuat sesuatu yang BeDa (??) wkwkwkwk mian yah kalo ada salah-salah kata karna.....
Author juga manusia punyaa rasa punya hati (???) Dan bagi yang di tag bisa meninggalkan Comment dan Likenya Gomawoo!!!
____________________,,___________________
[Kiseop POV]
Mengapa hari ini selalu cepat datang? Aku malas untuk bertemu 4 orang gila di kampusku! Bukaann!! Bukan!! Aku ga bisa melawan mereka! Bahkan aku ingin membalas mereka tapii...
"Yah! Mau kemana kau?" Ck, berandalan itu lagi.
"Mwo?" Tanyaku sembari menatapnya tajam
"Eh! Lo udah mulai brani ye??" Ucapnya mencengkram pundakku, dengan segera ku hempaskan tangannya.
"WOI!!" G.O, dia mendorongku hingga kesudut ruangan dan menghentakkanku sampai kepalaku hampir terbentur tembok.
"dasar lo ye Namja sok ganteng! Anjir lo! Awas ya lo!" Ucapnya sembari menunjukku.
"Cabut" ucapnya sembari meninggalkanku, aku hanya bisa tertunduk lemas. Kenapa aku selalu lemah??!! Karna aku ini pendiam? Mereka cuman benci karna aku ini mempunyai teman banyak?? Aiiishhhh!!
"Eh?! Kiseop?! Lo kenapa? Gapapa kan lo?" tanya Xander,Dongho dan Eli yang menemukanku di pojok ruangan itu.
"Gak, gue gapapa" Dongho menyiritkan matanya, pasti dia udah tau.
"Pasti merekakan yang gangguin Hyung??" Tanyanya.
"Sudahlah kalian ga usah khawatir.. Gue gapapa kok" ucapku meyakinkan mereka kalo aku bakal selamet.
"Tap..tapi..."
"Sudahlah Hyung aku gapapa" aku bersikukuh meyakinkan Xander bahwa aku benar-benar 'TIDAK' ingin merepotkan mereka.
"Oke tapi kalo elo ada apa-apa, inget masih ada kami yang bisa ngebantu" aku hanya bisa tersenyum kepada Eli.
"Ayo kita masuk kelas" ucap Xander memeluk pundakku..
13 : 00 PM
Waktu di mana kami harus istirahat sejenak..
"Seopie, ayo ke kantin" ajak Kevin sembari tersenyum manis.
"Hehehe, iaa ayo" aku, dan teman-temanku memutuskan untuk makan siang di kantin.
"Huaaaa kuliah emang buat capek,kesel tapi seru" Kibum tersenyum dan kembali makan dengan lahap.
"Iaaa aku sesujuu" jawab AJ dan kami hanya bersenda gurau bersama, memang ini bener-bener sahabat yang aku cari selama ini...
-Kiseoppovend-
[Author POV]
15 : 09 PM
Waktunya mereka untuk pulang..
"Kiseop! Ga pulang bareng nih?" Tawar Soohyun.
"Gaa gue sendiri aja lagian ada latian Dance" tolak halus Kiseop.
"Geurre?? Aah, ya udah annyeong.."
"Ne.." Ucap Kiseop melambaikan tangannya dan berjalan pulang.
"Ih, gue tuh curiga deh ama Kiseop" gumam Kevin menatap Kiseop yang berjalan menjauh.
"Gue malah khawatir" ucap Eli.
"Khawaatir?! Dia kenapa?" Tanya Kevin lagi.
"G.O,Thunder,Gikwang,Doojun katanya ga suka ama dia.. Gara-gara dia itu ganteng dan terkenal, Gue khawatir mah kalo dia di apa apain" jelas Xander.
"Waduh??!! Kita ikutin dia aja kalo gitu" usul Kibum. Dan akhirnya mereka semua memutuskan untuk ngikutin Kiseop..
Di perjalanan pulang, Kiseop bertemu dengan Doojun dan temen-temennya.
"Eeh.. Kiseop met sore Namja sok ganteng" sapa pedas Gikwang.
"APAAN SIH LO?! Lo tu yang sok ganteng!!"
"Wooow, mulai ngelawan lo???!!" Tangan Doo Junpun melayang ke arah Dagu dan perut Kiseop, Kiseoppun melawan dengan membanting Doo Jun.
"HYAA!!" G.O dan Thunder mulai menghabisi Kiseop sampai ia terjatuh lemas.
"OMO??!! WOI?! Lo apain temen gue?! HAH??" Bentak Eli garang.
"Emang urusan lo apa??" Gertak Doo Jun.
"Anjir lo ye!!" Eli yang jago taekwondo udah siap ngabisin Doo Jun dan kawan-kawan.
"Eli! Lo ga bisa sendiri!! Gue bantu" ucap Kibum.
"Kita juga bantu" ucap Kevin tersenyum. Walau Kevin terlihat lembek tapi dia bener-bener sixpack dan kuat. *ga pernah liat kaann? XD*
"Yakin??"
"Yakin lah, liat nih" Kaki Kevin melayang ke arah pipi G.O dan langsung meninju wajah G.O serta Eli dan Xander yang meninju bagian perut Gikwang dan kepalanya AJ,Hoon dan Soohyun mengajar habis Doo Jun dan membanting Thunder juga menindihnya Kibum juga membantu Kevin dan Dongho membawa Kiseop yang pingsan.
"Hyungg!! Tunggu di sini aku akan membantu Eli dan Xander Hyung" ucap Dongho yang berlari ke arah Xander dan Eli.
"Ampuuunnn ampuuunnn" ucap G.O menyerah, dengan segera mereka semua menyudahi pertengkaran mereka.
"Awas lo ye kalo sampe gue liat lo ganguin Kiseop lagi.. habis lo!" Ancam Eli, tapi mereka malah kabur..
"Tapi, masalahnya sekarang Kiseop pingsan" ucap Dongho menunjuk Kiseop.
"Omona??!!" Mereka berlari menuju Kiseop
"Aigoo!! kepala dan Hidungnya berdarah"
"Bawa ke rumah gue aja, sebelum dia kehabisan darah" ucap Xander mengangkat lengan Kiseop dan membopongnya.
"Eeh, gue bantu" Eli juga ikut membantu Xander sedang yang lain membawa barang-barang milik Kiseop.
Dan, gak lama mereka udah sampe di rumah Xander yang lumayan besar.
"Baringkan dia di kamar, aku akan membawa kotak obat dann ehmm Dongho kau bisa ambil baskom dan air hangat Kevin tolong ambilkan handuk dan Hoon tolong ambilkan es.. Gomawoo" setelah sibuk mengambil barang-barang yang di perlukan, sekarang mereka sibuk untuk mengobati Kiseop.
"T-tunggu!! Lihat!! Tangannya bergerakk!!" Seru Dongho dengan girang, sedikit demi sedikit mata Kiseop terbuka.
"Kiseop? Lo gapapa kan??" Tanya Hoon khawatir.
"Gaak, gue gapapa" ucap Kiseop memegangi kepalanya.
"lo selalu ngomong gitu padahal lo lagi kenapa-kenapa" ucap Kevin jengkel.
"Terserah gue lah vin!!"
"Lo tu selalu nganggep kita ga bisa ngebantu lo!!"
"Hhhh!! Gue cuman ga mau ngerepotin kalian!! Ngerti ga sih??" Semenit mereka saling diam..
"Kita ga ngerti, karna kita ga pernah kesusahan buat nolong elo atau yang lain" jelas Xander mendekati Kiseop.
"Kita ini sahabat, ga mungkin ga mau nolong" ucap Eli memeluk Kiseop.
"Ayolaah, kita kan UKISS..." Hoon merangkul mereka.
"UKISS??" Tanya Dongho
"Sapa yang ngasi nama???" Tanya Kibum, Hoon hanya tersenyum dan menunjuk Kevin.
"Hahahahahaha!!! UKIIISSSSS!!!" Mereka saling berpelukan..
Sekarang Kiseop mulai belajar Taekwondo,dance dan vocal bersama sahabat-sahabatnya..
"Eh, ada Kiseop" ucap G.O tersenyum kepada Kiseop.
"Mau apa lo??"
"Hmmm, ga sih gue ama temen-temen cuman mau minta maaf" ucap G.O tertunduk.
"Lo mau maafin gue kan??" Kiseop tersenyum dengan perkataan G.O dan memeluknya sebagai tanda permaafan.
"Oke deh gue tinggal dulu" ucap G.O meninggalkan mereka.
"Eh iya, Kiseop ada Yeoja baru di sekolah kita" ucap Kevin genit.
"Yaaa, genit lo Vin!!" Ucap Kiseop menjitak Kevin.
"Yeee, Hyung meerreka~~ ituu.. neomu yeepeooo loohh" Dongho mengedip-ngedipkan matanya.
"Aiih lah Dongho ini-,-" ucap Kiseop, padahal Kiseop juga penasaran teradap Yeoja baru itu.
"Iya loh, katanya ada 6???" Ucap Hoon ikut-ikutan.
"Iya, namanya Minhyeon,Yeora,Minji,Hyeri,Hyesup,Jewoo.." Xander tersenyum nakal kepada Kiseop.
"HYUUUUNGGGG!!!" Dongho dan kawan-kawannya menjitak Xander..
"Hahahaha, yang namanya Sahabat itu pasti selalu bersama.. Kayak gini nih kekek aku seneng deh punya sahabat kayak kalian!!" ucap AJ memeluk semua temannya.
"Yeeee!! UKISSSS!!!" dan merekapun berusaha untuk berkenalan dengan Yeoja-Yeoja itu dan akhirnya mereka bisa deket sampai mereka bekerja menjadi sebuah boyband di Korea dan di seluruh negara bersama Yeoja-Yeoja mereka, merekapun tak pernah berpisah sampai selamanya...
“Friend is always together don't care who the friend is sad or happy cry or smile we're ALWAYS TOGETHER!!”
-Ubiquitos Korean Internasional Super Star [UKISS]-
The End
ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ, bagaimana?? Walaupun biasa-biasa aja ni crita.. Tp moga-moga Readers seneng deh, Pokoknya yang lagi musuhan atau yang lagi marah-marahan *sama aja* moga-moga cepet akur ^o^
Gomawo for reading all!! Author Love You..
Gomawo for nae Hananim,Alexander eeh salah, Gomawo for Readers dan semuanya!!
lope : AUTHOR :D *PLAKK!!*
Voice Of My Heart ♥ INFINITE (LYRIC)
ROMANIZATION :
majubogo haryodon geu mal
chama haji mot hetdon geu mal
na jonhajido mothan che tto ttona
i jarie honja dugo ttonagane
jikyobol su bakke nan
tto chamabol su bakke na
i goseso nol gidaryo
aswiumman namgin che no morojindedo
du nuneul gameun che marhe
na sori opsi bullobonda
geude jigeum giokhamyo bullobonda geude
ijeuryogo noryokhedo geude
ne mam gatji aneun-gol almyonsodo
marhejuji mothetdon geu mal saranghe
chama neji mothetdon geumal
na jonhajido mothan che tto ttona
i jarie honja dugo morojine
gidaril su bakke nan
nun gamabol su bakke na
i goseso na momchososo
aswiumman namgin che no morojindedo
du soneul moeun che marhe
na sori opsi bullobonda
geude jigeum giokhamyo bullobonda geude
biuryogo noryokhedo geude
nemam yogi opneun-gol almyonsodo bullobonda
maeumeuro malhebonda
geude jigeum hoksirado doraolkka nege
ne mam gatji an-getjiman
geude doraondamyon
hoksirado majuchilkkabwa
[rap]
na oneuldo
deullijido aneul moksori wichijyo
deureulli opneunde gyesokheso bureujyo
tongbin gongchege sso neryogatdon
uriye iyagi
geudega jjijojyoso honja namge dwesso
geudega opneun jibesoneun hal ildo opso
nan balsso da ijosseul geudereul algie
ne bang ane itneun geude honjadeureul
esso tto jiwoyo
maeumeuro malhebonda
geude jigeum hoksirado doraolkka nege
ne mam gatji an-getjiman
geude doraondamyon
hoksirado majuchilkkabwa
gidaryo
hoksirado majuchilkkabwa gidaryo
TRANSLATION :
The words I wanted to say in front of you
the words I couldn’t say
Without the chance to say them
you left me alone in this place
All I can do is watch, all I can do is hold on,
and wait for you here
You’ve gotten farther away leaving only regrets,
say it with both eyes closed
I call out without sound,
I call out remembering you
I try forgetting you,
knowing you don’t share my feelings
The words I couldn’t say to you…I love you.
The words I couldn’t bring myself to say
Without the chance to say them
you’re leaving me alone here
and going farther away
All I can do is wait, all I can do is close my eyes,
and I’m stopped here
You’ve gotten farther away leaving only regrets,
say it with both your hands together
I call out without sound
I call out remembering you
I try to empty myself of you,
knowing your mind isn’t here
I say it with my mind,
thinking that maybe you’ll come back to me
You don’t share my feelings,
but if you came back I might run into you
rap) I yell out again today
knowing that my voice won’t be heard
You won’t hear me, but I keep calling
Our story, written on an empty notebook
I’ve become alone after you ripped it apart
In a house without you, there’s nothing to do
I know that you’ll already have forgotten about me
I try to erase traces of you in my room
I say it with my mind,
thinking that maybe you’ll come back to me
You don’t share my feelings,
but if you came back I might run into you
I wait…
I wait thinking that I may run into you..
majubogo haryodon geu mal
chama haji mot hetdon geu mal
na jonhajido mothan che tto ttona
i jarie honja dugo ttonagane
jikyobol su bakke nan
tto chamabol su bakke na
i goseso nol gidaryo
aswiumman namgin che no morojindedo
du nuneul gameun che marhe
na sori opsi bullobonda
geude jigeum giokhamyo bullobonda geude
ijeuryogo noryokhedo geude
ne mam gatji aneun-gol almyonsodo
marhejuji mothetdon geu mal saranghe
chama neji mothetdon geumal
na jonhajido mothan che tto ttona
i jarie honja dugo morojine
gidaril su bakke nan
nun gamabol su bakke na
i goseso na momchososo
aswiumman namgin che no morojindedo
du soneul moeun che marhe
na sori opsi bullobonda
geude jigeum giokhamyo bullobonda geude
biuryogo noryokhedo geude
nemam yogi opneun-gol almyonsodo bullobonda
maeumeuro malhebonda
geude jigeum hoksirado doraolkka nege
ne mam gatji an-getjiman
geude doraondamyon
hoksirado majuchilkkabwa
[rap]
na oneuldo
deullijido aneul moksori wichijyo
deureulli opneunde gyesokheso bureujyo
tongbin gongchege sso neryogatdon
uriye iyagi
geudega jjijojyoso honja namge dwesso
geudega opneun jibesoneun hal ildo opso
nan balsso da ijosseul geudereul algie
ne bang ane itneun geude honjadeureul
esso tto jiwoyo
maeumeuro malhebonda
geude jigeum hoksirado doraolkka nege
ne mam gatji an-getjiman
geude doraondamyon
hoksirado majuchilkkabwa
gidaryo
hoksirado majuchilkkabwa gidaryo
TRANSLATION :
The words I wanted to say in front of you
the words I couldn’t say
Without the chance to say them
you left me alone in this place
All I can do is watch, all I can do is hold on,
and wait for you here
You’ve gotten farther away leaving only regrets,
say it with both eyes closed
I call out without sound,
I call out remembering you
I try forgetting you,
knowing you don’t share my feelings
The words I couldn’t say to you…I love you.
The words I couldn’t bring myself to say
Without the chance to say them
you’re leaving me alone here
and going farther away
All I can do is wait, all I can do is close my eyes,
and I’m stopped here
You’ve gotten farther away leaving only regrets,
say it with both your hands together
I call out without sound
I call out remembering you
I try to empty myself of you,
knowing your mind isn’t here
I say it with my mind,
thinking that maybe you’ll come back to me
You don’t share my feelings,
but if you came back I might run into you
rap) I yell out again today
knowing that my voice won’t be heard
You won’t hear me, but I keep calling
Our story, written on an empty notebook
I’ve become alone after you ripped it apart
In a house without you, there’s nothing to do
I know that you’ll already have forgotten about me
I try to erase traces of you in my room
I say it with my mind,
thinking that maybe you’ll come back to me
You don’t share my feelings,
but if you came back I might run into you
I wait…
I wait thinking that I may run into you..
THE BOYS - SNSD STORY #FANFICTION
Title: THE BOYS
Author: Riwonchan aka DJM
EPS: ONE SHOOT
Genre: Friends
Main Cast:

Cameo:
Kevin U-Kiss ♥
=====================================================
SNSD ialah sebuah kelompok gank disekolah Seojeo yang cantik, pintar, popular, dan...JAHIL! Mereka juga termasuk murid yang bandel walaupun muka-muka mereka gak ada bandel-bandelnya sama sekali.
Mereka adalah Queen kelas 12A, mereka ialah penguasa kelas itu dikarenakan murid kelas 12A cuman ada 15 orang dan anggota SNSD ada 9 orang!!
"Kudengar ada seorang anak murid baru kelas 11B!" ucap Sunny membuka pembicaraan setelah masuk kedalam kelasnya bersama Yuri dan Sooyoung.
"Lalu apa hubungannya dengan kita???" tanya Jessica gak tertarik.
Sebelum di lanjutkan sebelumnya, sekolah Seojo adalah sekolah yang rata-rata ialah sekolah Yeoja!!
"DIA NAMJA!!" mendengar pernyataan Sooyoung dan Yuri semua murid mengengok kearahnya.
"A-apa dia terlihat cute??" tanya Hyoyeon.
"Aku sih belum lihat, tapi dari fotonya aku lihat dia manis" jawab Sunny.
"Kita intip yuk??" ajak Tiffany.
"Ah, nanti sajalah untuk apa kita mengebet adik kelas..." komentar Seohyun.
"Hanya melihat saja.." ucap Hyoyeon menarik teman-temannya.
Mereka semua mengintip ke kelas 11B, dimana namja itu sedang duduk sendirian didalam kelasnya.
"Sepertinya dia belum punya teman" ucap Yuri.
"Kurasa dia sulit, secara yeoja semua" ucap Sooyoung.
"Lebih baik kita kenalan dengannya?" ajak Jessica dengan genit.
"Kau ini ada-ada saja, gak mungkin yeoja semanis kita yang duluan berkenalan dengannya" ucap Taeyeon gengsi.
"Tapi kasihan juga sih, kudengar anak kelas 11B itu tidak perdulian" sambung Yoona.
"Lalu bagaimana??" tanya Yuri.
"Lebih baik kita balik saja yuk" ucap Soohyun.
"Kau ini!" ucap Hyoyeon sangat antusias dengan si namja.
"Kalian sedang apa??" tanya si namja.
Semuanya jadi kaget dengannya.
"Hhehe, ki-kita lagi lewat (?)" ngeles Taeyeon.
Namja itu hanya melihat aneh ke 9 yeoja itu, dan lewat melewati mereka semua dengan dingin tak tertarik sama sekali.
"OMO" mereka tercengo-cengo.
"Kukira kita udah tampil semanis mungkin" ucap Yuri.
"Mungkin matanya lagi kemasukan debu" ucap Yoona yang balik duluan bersama Sooyoung dan Teoyeon.
"Aneh sekali tapi sepertinya aku kenal" ucap Seohyun.
Merekapun balik walaupun ada rasa kecewa tapi mereka penasaran dengan namja itu. Tapi ternyataa....
"Kalian itu SNSD'kan?" tanya si namja.
"Kau tahu kami?" tanya Taeyeon.
"Tentu saja, kalian ialah maskot dari SMA Seojeo'kan? Pemenang lomba cheers, kalian juga grup girlband sekolah, dan sangat aktif di sekolah, siapa yang gak kenal kalian.." ucap si namja lagi.
"Aku Kevin" Kevin tersenyum tipis tapi bagaikan melumerkan hati anggota SNSD.
Mereka berkenalan dan tak lama mereka menjadi akrab.
Hingga beberapa bulan telah berlalu begitu cepat...
"Apakah sore ini kalian ada acara???" tanya Kevin tiba-tiba tak seperti biasanya mengajak SNSD.
"Aku sih gak ada tuh, entahlah yang lain.." ucap Taeyeon yang paling dekat dengan Kevin.
"Aku sih cuman mau ngajakin kalian keacara appaku.." ucap Kevin.
"A-acara apa??" tanya Taeyeon.
"Pesta gitu deh, kuharap sih kalian datang, aku ingin mengenalkan kalian dengan seorang, seseorang yang mungkin dapat membuat kalian menjadi lebih hebat" Kevin tersenyum.
SNSD sangat tertarik dengan acara itu.
"Kira-kira acara apa ya?" tanya Yuri penasaran.
"Lebih baik kita bersiap, kurasa itu acara penting.." ucap Sooyoung.
Mereka mempersiapkan diri dan segera sore itu juga mereka berangkat ketempat tujuan. Gedungnya luas, mewah..
"Gak menyangka ya kalo Kevin itu TAJIRR" ucap Yoona.
"Ah palingan bukan disini" ucap Jessica.
"Tapi ini betul kok" ucap Taeyeon.
Mereka masuk dan mereka gak salah tempat kok, karena Kevin memang sudah ada disana dengan jas yang membuatnya makin cool dan dewasa.
"Ih wow~" ucap mereka semua.
"Sebenernya aku mau jujur sama kalian" ucap Kevin.
Semuanya mukanya jadi serius mendenger pernyataan Kevin barusan.
"Tapi sebelumnya lebih baik kalian bertemu dengan appaku.." Kevin mengajak mereka ke ayahnya.
"Kenalkan appa, ini teman-temanku mereka itu ialah girlband yang bagus loh, dan mereka juga baik" ucap Kevin.
Ternyata ayah Kevin ialah seorang produser musik yang cukup terkenal diKorea, walaupun gak ada yang tahu. Dia juga menulis disebuah majalah KPOP yang juga dipunyai keluarganya tentang SNSD. Tapi semenjak itu Kevin menghilang entah kemana, ada yang bilang dia pergi ke Amrik.
Hingga SNSD kini terkenal...
"Keobi naseo shijakjocha anhae bwatdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
Just bring the boys out
Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
B-Bring the boys out
Cause the
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls' generation make you feel the heat
Jeon sekyega uril jumogae
B-Bring the boys out
Sesangeurikkeul namja
Meotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out" - The Boys cut - SNSD
Mereka kebalik panggung setelah menyelesaikan konser mereka bertajuk The Boys.
"Aku jadi keinget sama Kevin (?)" ucap Taeyeon tiba-tiba.
"KEVIN!! KEU NAMJA!!" ucap Sooyoung agak kesal.
"Namja aneh--*" ucap Yoona.
"Dia kemana ya? Bahkan gak ada yang tahu keberadaannya sekarang" ucap Seohyun.
"MATI kali" ucap Yuri cuek.
"Hus, bagaimanapun ini karena dia" Teoyeon membela.
"Hmm, lebih baik kita balik"
Mereka keluar lewat belakang menuju van mereka buat balik ke camp mereka.
Tetapi mereka melihat seorang dengan baju dinginnya yang tebal dan kacamata hitam yang menutupi matanya terlihat tersenyum melihat mereka semua.
"K-kurasa itu..." ucap Taeyeon yang tak tersambung karena van mereka melaju cepat melewati orang itu.
THE END
Author: Riwonchan aka DJM
EPS: ONE SHOOT
Genre: Friends
Main Cast:

Cameo:
Kevin U-Kiss ♥
=====================================================
SNSD ialah sebuah kelompok gank disekolah Seojeo yang cantik, pintar, popular, dan...JAHIL! Mereka juga termasuk murid yang bandel walaupun muka-muka mereka gak ada bandel-bandelnya sama sekali.
Mereka adalah Queen kelas 12A, mereka ialah penguasa kelas itu dikarenakan murid kelas 12A cuman ada 15 orang dan anggota SNSD ada 9 orang!!
"Kudengar ada seorang anak murid baru kelas 11B!" ucap Sunny membuka pembicaraan setelah masuk kedalam kelasnya bersama Yuri dan Sooyoung.
"Lalu apa hubungannya dengan kita???" tanya Jessica gak tertarik.
Sebelum di lanjutkan sebelumnya, sekolah Seojo adalah sekolah yang rata-rata ialah sekolah Yeoja!!
"DIA NAMJA!!" mendengar pernyataan Sooyoung dan Yuri semua murid mengengok kearahnya.
"A-apa dia terlihat cute??" tanya Hyoyeon.
"Aku sih belum lihat, tapi dari fotonya aku lihat dia manis" jawab Sunny.
"Kita intip yuk??" ajak Tiffany.
"Ah, nanti sajalah untuk apa kita mengebet adik kelas..." komentar Seohyun.
"Hanya melihat saja.." ucap Hyoyeon menarik teman-temannya.
Mereka semua mengintip ke kelas 11B, dimana namja itu sedang duduk sendirian didalam kelasnya.
"Sepertinya dia belum punya teman" ucap Yuri.
"Kurasa dia sulit, secara yeoja semua" ucap Sooyoung.
"Lebih baik kita kenalan dengannya?" ajak Jessica dengan genit.
"Kau ini ada-ada saja, gak mungkin yeoja semanis kita yang duluan berkenalan dengannya" ucap Taeyeon gengsi.
"Tapi kasihan juga sih, kudengar anak kelas 11B itu tidak perdulian" sambung Yoona.
"Lalu bagaimana??" tanya Yuri.
"Lebih baik kita balik saja yuk" ucap Soohyun.
"Kau ini!" ucap Hyoyeon sangat antusias dengan si namja.
"Kalian sedang apa??" tanya si namja.
Semuanya jadi kaget dengannya.
"Hhehe, ki-kita lagi lewat (?)" ngeles Taeyeon.
Namja itu hanya melihat aneh ke 9 yeoja itu, dan lewat melewati mereka semua dengan dingin tak tertarik sama sekali.
"OMO" mereka tercengo-cengo.
"Kukira kita udah tampil semanis mungkin" ucap Yuri.
"Mungkin matanya lagi kemasukan debu" ucap Yoona yang balik duluan bersama Sooyoung dan Teoyeon.
"Aneh sekali tapi sepertinya aku kenal" ucap Seohyun.
Merekapun balik walaupun ada rasa kecewa tapi mereka penasaran dengan namja itu. Tapi ternyataa....
"Kalian itu SNSD'kan?" tanya si namja.
"Kau tahu kami?" tanya Taeyeon.
"Tentu saja, kalian ialah maskot dari SMA Seojeo'kan? Pemenang lomba cheers, kalian juga grup girlband sekolah, dan sangat aktif di sekolah, siapa yang gak kenal kalian.." ucap si namja lagi.
"Aku Kevin" Kevin tersenyum tipis tapi bagaikan melumerkan hati anggota SNSD.
Mereka berkenalan dan tak lama mereka menjadi akrab.
Hingga beberapa bulan telah berlalu begitu cepat...
"Apakah sore ini kalian ada acara???" tanya Kevin tiba-tiba tak seperti biasanya mengajak SNSD.
"Aku sih gak ada tuh, entahlah yang lain.." ucap Taeyeon yang paling dekat dengan Kevin.
"Aku sih cuman mau ngajakin kalian keacara appaku.." ucap Kevin.
"A-acara apa??" tanya Taeyeon.
"Pesta gitu deh, kuharap sih kalian datang, aku ingin mengenalkan kalian dengan seorang, seseorang yang mungkin dapat membuat kalian menjadi lebih hebat" Kevin tersenyum.
SNSD sangat tertarik dengan acara itu.
"Kira-kira acara apa ya?" tanya Yuri penasaran.
"Lebih baik kita bersiap, kurasa itu acara penting.." ucap Sooyoung.
Mereka mempersiapkan diri dan segera sore itu juga mereka berangkat ketempat tujuan. Gedungnya luas, mewah..
"Gak menyangka ya kalo Kevin itu TAJIRR" ucap Yoona.
"Ah palingan bukan disini" ucap Jessica.
"Tapi ini betul kok" ucap Taeyeon.
Mereka masuk dan mereka gak salah tempat kok, karena Kevin memang sudah ada disana dengan jas yang membuatnya makin cool dan dewasa.
"Ih wow~" ucap mereka semua.
"Sebenernya aku mau jujur sama kalian" ucap Kevin.
Semuanya mukanya jadi serius mendenger pernyataan Kevin barusan.
"Tapi sebelumnya lebih baik kalian bertemu dengan appaku.." Kevin mengajak mereka ke ayahnya.
"Kenalkan appa, ini teman-temanku mereka itu ialah girlband yang bagus loh, dan mereka juga baik" ucap Kevin.
Ternyata ayah Kevin ialah seorang produser musik yang cukup terkenal diKorea, walaupun gak ada yang tahu. Dia juga menulis disebuah majalah KPOP yang juga dipunyai keluarganya tentang SNSD. Tapi semenjak itu Kevin menghilang entah kemana, ada yang bilang dia pergi ke Amrik.
Hingga SNSD kini terkenal...
"Keobi naseo shijakjocha anhae bwatdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
Just bring the boys out
Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
B-Bring the boys out
Cause the
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls' generation make you feel the heat
Jeon sekyega uril jumogae
B-Bring the boys out
Sesangeurikkeul namja
Meotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out" - The Boys cut - SNSD
Mereka kebalik panggung setelah menyelesaikan konser mereka bertajuk The Boys.
"Aku jadi keinget sama Kevin (?)" ucap Taeyeon tiba-tiba.
"KEVIN!! KEU NAMJA!!" ucap Sooyoung agak kesal.
"Namja aneh--*" ucap Yoona.
"Dia kemana ya? Bahkan gak ada yang tahu keberadaannya sekarang" ucap Seohyun.
"MATI kali" ucap Yuri cuek.
"Hus, bagaimanapun ini karena dia" Teoyeon membela.
"Hmm, lebih baik kita balik"
Mereka keluar lewat belakang menuju van mereka buat balik ke camp mereka.
Tetapi mereka melihat seorang dengan baju dinginnya yang tebal dan kacamata hitam yang menutupi matanya terlihat tersenyum melihat mereka semua.
"K-kurasa itu..." ucap Taeyeon yang tak tersambung karena van mereka melaju cepat melewati orang itu.
THE END
Eomma #FANFICTION (END)
CR : @DJMikiseop
Title: Eomma
Author: Riwonchan
Main cast:
Dongho U-KISS
Cameo:
U-KISS
EPS:
Genre: Family, Mothers Day Edition
->AUTHOR INSIDE
Dongho masuk kerumahnya, melihat sekeliling rumahnya yang kosong itu. Tak ada orang disana, memang sudah setiap hari rumahnya sepi. Eomma Dongho setiap hari bekerja dari pagi sampai larut malam disebuah restoran, terkadang eomma-nya sampai tidak pulang kerumah. Hal itu adalah hal yang sangat dibenci Dongho...
Suara pintu terbuka, terdengar langkahan kaki seseorang mulai mendekati kamar Dongho.
"Dongho-ku udah tidur..." ucap eomma Dongho pelan lalu menyelimuti Dongho yang sudah tertidur itu.
"Chuup" dia mencium kening Dongho penuh hangat lalu keluar kamar.
"Besok adalah hari Ibu, apa eomma ingat hari spesial itu?" pikir Dongho dalam hati yang ternyata dia belum tidur. Dia masih terbangun sembari memikirkan hal itu. Hingga dia kelelahan sendiri dan tertidur pulas...
"Eomma aku ingin bicara denganmu sebentar saja" ucap Dongho dengan muka seriusnya itu menyembunyikan sesuatu dibelakang punggungnya.
"Ada apa Dongho sayang, tapi eomma harus bergegas ke tempat kerja, katakanlah nanti setelah eomma pulang aja ya" Eomma mengecup kening Dongho lalu terburu-buru pergi.
Dongho hanya terdiam sembari mengeluarkan setangkai bunga mawar putih yang sengaja dibelinya untuk eomma'nya, tapi melihat itu dia amat menjadi kesal lalu meremukan bunga itu dan membuangnya ke tong sampah.
Dongho menunggu kabar lagi dari eommanya melalui telepon genggamnya, tapi sampai pukul 10.45PM tak ada satupun kabar dari eommanya, mungkin eomma sedang sangat sibuk hari itu, bahkan mungkin dia tidak bisa pulang malam itu.
"Nungguin apa loe.." sapa Eli pada Dongho yang hanya sedang termenung.
"Ah, anio.." Dongho memasukan HP-nya itu kedalam tasnya.
"Udah lama loe gak ikutan track , malam ini ikut dong~ have fun aja lagi, gue lihat loe lagi gak bahagia.." ajak Eli.
"Iya, gue lagi galau" jawab Dongho sambil mencoba tersenyum.
"Masih jaman GALAUU" Eli dengan gaya alaynya dikata Galau.
"Udah ayo Dongho, semua kangen sama loe" tarik Eli.
"Dann siapa menantang kita" ucap si MC.
"Woooooohooo, SHIN DONGHO!!" nadanya menegang disambut anak-anak yang lain.
"Welcome back cuy" ucap AJ menyalami Dongho.
"Lakukan yang terbaik Donghoo!!" seru Hoon.
"Ketemu lagi Dongho, gue kira ini adalah pertandingan persahabatan??" ucap Kiseop yang udah siap menaiki motor sportnya itu.
"Dalam pertandingan, gak ada yang namanya sahabat" ucap Dongho menutup kaca helmnya.
Mereka mulai bersiap-siap memulai pertandingan malam itu.
"HANA, DEUL, SET!!" beberapa yeoja mengibarkan sebuah bendera gede menandakan pertandingan dimulai.
Semua motor berlaju kencang saling susul menyusul, motor Dongho juga melaju kencang. Kiseop dan Dongho saling melaju sama kencang. Tapi...
"Tinut tinut tinut tinutt (?)" suara mobil polisi ternyata sedang mengejarnya. Malam itu Dongho dkk ternyata belum beruntung karena kali itu polisi merazia mereka semua. Terjadilah saling kejar mengejar antara mereka dan polisi.
"Berhenti Donghoo, berhenti, loe gak bakal bisa menghindar" seru Kiseop dari balik helmnya itu.
"Kenapa gak bisa?!" Dongho ngeyel.
"Didepan kita juga bakal dikepung polisi, mending loe berhenti" lanjut Kiseop.
"Gue gak bakal berhenti!!" justru Dongho terus melaju dan menancap gas lebih cepat. Dia berusaha melewati para polisi dan...
->DONGHO INSIDE
Aku membuka mataku, badanku penuh dengan luka. Tangan kiriku digips, mungkin tanganku ini patah. Begitupun juga kaki kiriku. Apa yang telah terjadi semalam? Yang kuingat hanya satu...
"Dongho baguslah kau sudah sadar" ucap Eli yang datang bersama Kiseop.
"Babo, harusnya kau mengikuti kataku hari itu..." ucap Kiseop.
"Haha, tapi kerenkan.." ucapku penuh dengan kemenangan.
"Keren apanya jika harus mempertaruhkan jiwa loe kayak gitu" ucap Eli.
"Hanya gue yang bisa mempertaruhkan jiwa gue sendiri, dan orang lain belum tentu bisa'kan" gue menarik satu alisku. Tapi Eli dan Kiseop justru terdiam aneh.
"Oh iya Dongho, untungnya polisi membebaskanmu dan ini barang-barangmu" Eli memberikan tasku.
"Gomawo .." aku tersenyum tipis.
Aku melihat kedalam tas isinya memang tak banyak, cuman barang-barang gak penting kecuali dompet dan hape. Aku mengambil hp dan melihat sebuah foto yang kujadikan wallpapernya. Foto itu adalah fotoku bersama eommaku, ah, foto lama, segera kuhapus foto itu.Akupun melihat ada beberapa pesan suara yang kuterima. Kubaca satu persatu pesan itu..
22 Desember 2011 10:55PM
"Dongho dimana kamu sayang, kukira kau sudah menungguku dirumah, cepat pulang ya, eomma sayang kamu..." terdengar suara eomma.
22 Desember 2011 11:10PM
"Sesibuk apa sih kamu Donghooo, bukannya kamu mau berbicara denganku?? kalau sudah tidak sibuk hubungin eomma lagi ya, dahh, muach"
22 Desember 2011 11:15PM
"Sayang?? cepet pulang ya, eomma berfirasat buruk, hati-hati ya Dongho"
Dan pesan suara yang terakhir...
22 Desember 2011 11:50PM
"Oh iya sayang eomma hampir lupa hari ini hari Ibu ya? ah~ besok eomma masak-masak untukmu ya, mianhae eomma terlalu sibuk sampai lupa.^^ oh iya..." eomma terhenti ketika telepon rumahnya berdering dan segera menjawabnya tampa menutup pesan suaraku.
"Tuhankuu DONGHOOOOOO" eomma terdengar shok, juga terdengar suara sesuatu jatuh. Setelah itu tak ada lagi suara apapun hingga pesan itu berhenti sendiri.
"Nae eomma, eodiyo?" tanyaku.
"E-e-eommamu...." mereka terunduk.
"EODI!!!" aku jadi emosi. Mereka menceritakan semuanya dan betapa hancurnya aku saat mereka berkata "Dongho, eommamu udah gak ada lagi"
"Jangan bohong! gue tahu eomma gue tuh masih ada!!!" aku jadi sangat amat kacau. Aku bangun dan mencari-cari eomma kesana kemari seperti orang gila. Aku lemas dan menangis sendirian dilorong rumah sakit. Aku menjerit-jerit hingga...
->AUTHOR INSIDE
"Eommmmmmmaaaaa eommmma eommmaaa" Dongho terlihat shok dan membuka matanya.
"Apa yang terjadi??" Dongho sangat terlihat bingung.
"Kenapa..." lalu dia kesakitan dibagian kepalanya.
Tapi terlihat sesuatu yang gak mungkin terjadi banginya. Bagaikan melihat malaikat yang tidur didekatnya..
"Eomma.." dia bangun dan langsung memeluk eomma-nya itu.
"Do-Dongho? Akhirnya kau sudah sadar juga :)" eomma Dongho tampak sangat letih.
"Eommmaa" Dongho malah menangis dipelukan eomma-nya itu.
"Kenapa kamu sayang, apa kepalamu makin sakit?" tanya eomma khawatir melihat Dongho.
"Aniiyo" Dongho menggeleng pelan.
"Lalu kenapa??" tanya eomma.
"Eomma kamu sayang akukan??" tanya Dongho sangat polos.
"Eomma sayang kamu Donghoku" eomma menghapus air mata Dongho.
"Nado" kembali Dongho memeluk eomma-nya dengan hangat.
"SEMUA YANG DILAKUKAN MAMA KEPADA KITA, ADALAH UNTUK KEBAIKAN ANAKNYA WALAUPUN TERKADANG ANAK TIDAK BISA MENGERTI APA YANG DIPIKIRKAN-NYA"
THE END
NP: HAPPI MOTHERSS DAYSS^^
Title: Eomma
Author: Riwonchan
Main cast:
Dongho U-KISS
Cameo:
U-KISS
EPS:
Genre: Family, Mothers Day Edition
->AUTHOR INSIDE
Dongho masuk kerumahnya, melihat sekeliling rumahnya yang kosong itu. Tak ada orang disana, memang sudah setiap hari rumahnya sepi. Eomma Dongho setiap hari bekerja dari pagi sampai larut malam disebuah restoran, terkadang eomma-nya sampai tidak pulang kerumah. Hal itu adalah hal yang sangat dibenci Dongho...
Suara pintu terbuka, terdengar langkahan kaki seseorang mulai mendekati kamar Dongho.
"Dongho-ku udah tidur..." ucap eomma Dongho pelan lalu menyelimuti Dongho yang sudah tertidur itu.
"Chuup" dia mencium kening Dongho penuh hangat lalu keluar kamar.
"Besok adalah hari Ibu, apa eomma ingat hari spesial itu?" pikir Dongho dalam hati yang ternyata dia belum tidur. Dia masih terbangun sembari memikirkan hal itu. Hingga dia kelelahan sendiri dan tertidur pulas...
"Eomma aku ingin bicara denganmu sebentar saja" ucap Dongho dengan muka seriusnya itu menyembunyikan sesuatu dibelakang punggungnya.
"Ada apa Dongho sayang, tapi eomma harus bergegas ke tempat kerja, katakanlah nanti setelah eomma pulang aja ya" Eomma mengecup kening Dongho lalu terburu-buru pergi.
Dongho hanya terdiam sembari mengeluarkan setangkai bunga mawar putih yang sengaja dibelinya untuk eomma'nya, tapi melihat itu dia amat menjadi kesal lalu meremukan bunga itu dan membuangnya ke tong sampah.
Dongho menunggu kabar lagi dari eommanya melalui telepon genggamnya, tapi sampai pukul 10.45PM tak ada satupun kabar dari eommanya, mungkin eomma sedang sangat sibuk hari itu, bahkan mungkin dia tidak bisa pulang malam itu.
"Nungguin apa loe.." sapa Eli pada Dongho yang hanya sedang termenung.
"Ah, anio.." Dongho memasukan HP-nya itu kedalam tasnya.
"Udah lama loe gak ikutan track , malam ini ikut dong~ have fun aja lagi, gue lihat loe lagi gak bahagia.." ajak Eli.
"Iya, gue lagi galau" jawab Dongho sambil mencoba tersenyum.
"Masih jaman GALAUU" Eli dengan gaya alaynya dikata Galau.
"Udah ayo Dongho, semua kangen sama loe" tarik Eli.
"Dann siapa menantang kita" ucap si MC.
"Woooooohooo, SHIN DONGHO!!" nadanya menegang disambut anak-anak yang lain.
"Welcome back cuy" ucap AJ menyalami Dongho.
"Lakukan yang terbaik Donghoo!!" seru Hoon.
"Ketemu lagi Dongho, gue kira ini adalah pertandingan persahabatan??" ucap Kiseop yang udah siap menaiki motor sportnya itu.
"Dalam pertandingan, gak ada yang namanya sahabat" ucap Dongho menutup kaca helmnya.
Mereka mulai bersiap-siap memulai pertandingan malam itu.
"HANA, DEUL, SET!!" beberapa yeoja mengibarkan sebuah bendera gede menandakan pertandingan dimulai.
Semua motor berlaju kencang saling susul menyusul, motor Dongho juga melaju kencang. Kiseop dan Dongho saling melaju sama kencang. Tapi...
"Tinut tinut tinut tinutt (?)" suara mobil polisi ternyata sedang mengejarnya. Malam itu Dongho dkk ternyata belum beruntung karena kali itu polisi merazia mereka semua. Terjadilah saling kejar mengejar antara mereka dan polisi.
"Berhenti Donghoo, berhenti, loe gak bakal bisa menghindar" seru Kiseop dari balik helmnya itu.
"Kenapa gak bisa?!" Dongho ngeyel.
"Didepan kita juga bakal dikepung polisi, mending loe berhenti" lanjut Kiseop.
"Gue gak bakal berhenti!!" justru Dongho terus melaju dan menancap gas lebih cepat. Dia berusaha melewati para polisi dan...
->DONGHO INSIDE
Aku membuka mataku, badanku penuh dengan luka. Tangan kiriku digips, mungkin tanganku ini patah. Begitupun juga kaki kiriku. Apa yang telah terjadi semalam? Yang kuingat hanya satu...
"Dongho baguslah kau sudah sadar" ucap Eli yang datang bersama Kiseop.
"Babo, harusnya kau mengikuti kataku hari itu..." ucap Kiseop.
"Haha, tapi kerenkan.." ucapku penuh dengan kemenangan.
"Keren apanya jika harus mempertaruhkan jiwa loe kayak gitu" ucap Eli.
"Hanya gue yang bisa mempertaruhkan jiwa gue sendiri, dan orang lain belum tentu bisa'kan" gue menarik satu alisku. Tapi Eli dan Kiseop justru terdiam aneh.
"Oh iya Dongho, untungnya polisi membebaskanmu dan ini barang-barangmu" Eli memberikan tasku.
"Gomawo .." aku tersenyum tipis.
Aku melihat kedalam tas isinya memang tak banyak, cuman barang-barang gak penting kecuali dompet dan hape. Aku mengambil hp dan melihat sebuah foto yang kujadikan wallpapernya. Foto itu adalah fotoku bersama eommaku, ah, foto lama, segera kuhapus foto itu.Akupun melihat ada beberapa pesan suara yang kuterima. Kubaca satu persatu pesan itu..
22 Desember 2011 10:55PM
"Dongho dimana kamu sayang, kukira kau sudah menungguku dirumah, cepat pulang ya, eomma sayang kamu..." terdengar suara eomma.
22 Desember 2011 11:10PM
"Sesibuk apa sih kamu Donghooo, bukannya kamu mau berbicara denganku?? kalau sudah tidak sibuk hubungin eomma lagi ya, dahh, muach"
22 Desember 2011 11:15PM
"Sayang?? cepet pulang ya, eomma berfirasat buruk, hati-hati ya Dongho"
Dan pesan suara yang terakhir...
22 Desember 2011 11:50PM
"Oh iya sayang eomma hampir lupa hari ini hari Ibu ya? ah~ besok eomma masak-masak untukmu ya, mianhae eomma terlalu sibuk sampai lupa.^^ oh iya..." eomma terhenti ketika telepon rumahnya berdering dan segera menjawabnya tampa menutup pesan suaraku.
"Tuhankuu DONGHOOOOOO" eomma terdengar shok, juga terdengar suara sesuatu jatuh. Setelah itu tak ada lagi suara apapun hingga pesan itu berhenti sendiri.
"Nae eomma, eodiyo?" tanyaku.
"E-e-eommamu...." mereka terunduk.
"EODI!!!" aku jadi emosi. Mereka menceritakan semuanya dan betapa hancurnya aku saat mereka berkata "Dongho, eommamu udah gak ada lagi"
"Jangan bohong! gue tahu eomma gue tuh masih ada!!!" aku jadi sangat amat kacau. Aku bangun dan mencari-cari eomma kesana kemari seperti orang gila. Aku lemas dan menangis sendirian dilorong rumah sakit. Aku menjerit-jerit hingga...
->AUTHOR INSIDE
"Eommmmmmmaaaaa eommmma eommmaaa" Dongho terlihat shok dan membuka matanya.
"Apa yang terjadi??" Dongho sangat terlihat bingung.
"Kenapa..." lalu dia kesakitan dibagian kepalanya.
Tapi terlihat sesuatu yang gak mungkin terjadi banginya. Bagaikan melihat malaikat yang tidur didekatnya..
"Eomma.." dia bangun dan langsung memeluk eomma-nya itu.
"Do-Dongho? Akhirnya kau sudah sadar juga :)" eomma Dongho tampak sangat letih.
"Eommmaa" Dongho malah menangis dipelukan eomma-nya itu.
"Kenapa kamu sayang, apa kepalamu makin sakit?" tanya eomma khawatir melihat Dongho.
"Aniiyo" Dongho menggeleng pelan.
"Lalu kenapa??" tanya eomma.
"Eomma kamu sayang akukan??" tanya Dongho sangat polos.
"Eomma sayang kamu Donghoku" eomma menghapus air mata Dongho.
"Nado" kembali Dongho memeluk eomma-nya dengan hangat.
"SEMUA YANG DILAKUKAN MAMA KEPADA KITA, ADALAH UNTUK KEBAIKAN ANAKNYA WALAUPUN TERKADANG ANAK TIDAK BISA MENGERTI APA YANG DIPIKIRKAN-NYA"
THE END
NP: HAPPI MOTHERSS DAYSS^^
Valentine in PARIS (One shoot FF) *Valentine Edition*
CR : @DJMikiseop
Title: Valentine in PARIS
Author: Riwonchan
Cast: U-KISS (Kiseop, Dongho, Eli, Kevin, Xander)
(YOU:Minhyeon, Yeora, Hyeri, Hyesup, Minji)
Eps: ONE SHOOT
Genre: Romantic, Gaje, Comedy, Valentine edition
NP: boleh copy tapi full creadit! oke oke :)
-> let's check it out
Siapa sih yang gak kesel kalau dihari Valentine gini ditinggal sama pacar sendiri buat kerja. Begitu pula dengan Minyeon cs yaitu Yeora, Minji, Hyeri, Hyesup, dan Minhyeon sendiri. Mereka ditinggal ama pacarnya dihari yang sebenernya spesial itu *kasihan*.
"Guys kita jalan yukk" ucap Hyeri membuka topik sembari memeluk-meluk bantal Yeora.
"Jalan kemana lagi bokek" ucap Hyesup yang juga tidur-tiduran didekat Hyeri.
"Heyy jangan peluk-peluk Donghokuu (?)" ucap Yeora mengambil bantalnya lalu kembali duduk dikarpet sembari menonton TV itu.
"Huh dasar Yeora" Hyeri kembali usil dan mengambil boneka teddy bear pemberian Dongho.
"AH?" Yeora mulai mengambil teddy-nya tapi justru malah jadi diusilin Hyeri.
"SUDAH SUDAH jangan berkelaminn !!" Minhyeon mulai dengan candaannya.
"BERKELAHII" semua meneriaki Minhyeon.
"Ya maksud saya itu loh" Minhyeon hanya bisa cengir-cengir.
"Sudah sudah makan dulu sana" Minji ikut-ikutan gila.
"Ayam-ayamku??" Minhyeon memang biangnya (?)
"Aku serius nih teman-teman" Hyeri mulai kesal karena dibercandain melulu.
"Baikk baikk serius" ucap Minhyeon dengan tampang sriusnya.
"Kita nyusulin yuk?" ide Minji.
"Kan aku sudah bilang? aku lagi bokek, kalau kamu bayarin gpp deh" ucap Hyesup dengan muka polosnya itu.
"Aku bayarin tapi kamu ngitungin pasir dipantai dulu ya -.-" ucap Minji.
"Tunggu aku jadi presiden Korea aja >_
"Sudahlah dirumah aja, lagiankan kita juga masih banyak kerjaan" ucap Yeora sembari memeluk-meluk bonekanya itu yang sangat lembut.
"Aku bosan, kenapa kita gak pergi berlima aja sih" ucap Hyeri.
"Aku juga sih...." tambah Minji.
"Eh? tunggu deh" cela Yeora yang mulai merasa aneh dengan bonekanya itu.
"Kenapa??" semuanya jadi tertuju pada Yeora.
"Bonekaku bolong T_T" rengek Yeora.
"Fiyuh kirain apaan, bajuku bolong aja aku gak bilang-bilang" Minhyeon memamerkan bajunya yang bolong dibagian tangan (?)
"Kasihan gak dibeliin baju ama Kiseop" canda Hyesup.
"Terus kamu dikasih apa sama Kiseop yang setiap hari kerja??" tanya iseng Minji.
"Aku dikasih cinta" Minhyeon mulai membuat hati didadanya.
"Makan cintaaa" semua menimpuki Minhyeon pake bantal dan guling.
"Eh ada sesuatu" ucap Yeora sendiri sembari mengorek-ngorek bolongan bonekanya itu.
"sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu" - cut lyric Sesuatu - Syahrini.
Minji malah nyanyi gaje dengar ucapan sendiri Yeora.
Tapi justru Yeora mengeluarkan sesuatu dari bonekanya itu. Sebuah SURATT???
"Maaf ya mungkin kali ini aku gak bisa pulang cepat buat ngerayain Valentine bareng kamu..." Yeora membaca surat itu. Tapi justru dia malah terhenti..
"Ahhh oppaa kamu kejamm..." ucap Yeora menunjukan surat itu keteman-temannya.
"Kenapa say?" tanya Hyesup.
"Ini loh oppa Dongho gak bisa pulang cepat" jelas Yeora yang mulai mau menangis.
"Yeora jangan nangis, aku gak ada balon :(" ucap Minhyeon.
Kawan-kawan Yeora juga mulai membaca surat itu.
"Eh tapi ada kelanjutannya tauu, makanya kalao baca sampe selesei??" ucap Hyeri.
"Tapi kamu justru yang bisa kesini ya, aku dan teman-teman udah nyiapin semuanya disini tiket dan lain-lainnya ada dikotak dikolong kasurmu, hmmmm kalau kamu gak baca sih awas aja (?)" baca Hyeri.
"KYAAA jadi kita bisa ke Pariss??" ucap Hyesup senang sembari memegang kedua tangan Minhyeon (?).
"Iya ! Yeyeye lalala yeyeye lala (?)" mereka berdua jingkrak jingkrakan senang hingga akhirnya terjatuh (?)
Minji dan Yeora mengecek bawah kolong kasur Yeora dan bener ternyata ada sebuah kotak pink dan dibukalah kotak pink itu. Isinya ada tiket pesawat, brosur hotel, bla bla bla bla bla bla...
Tapi justru Minji jadi sedih, soalnya Xander'kan udah gak di U-kiss jadi dia gak bisa ikut deh :(
"Udah kamu ikut ajaa" Hyeri merangkul bahu Minji.
"Iya kita berseneng seneng disana" tambah Hyesup menyemangati Minji.
"Kita nanti manjatin menara EIFEL (?)" ucap Minhyeon.
"Kita? Loe aja kali gw enggak, wkwkwk" ucap semuanya.
"Akukan cuman berjanda teman..." Minhyeon tersenyum 3 jari.
Akhirnya sehari sebelum Valentine mereka terbangg *naik pesawat loh ya, dikira terbang kayak superman?!* ke PARIS.
Tapi sesampainya disana justru mereka susah banget ngehubungi para namja-namja itu.
"Duhh aku gak bisa bahasa Inggris?!" ucap Yeora panik.
"Tenang-tenang ada bulepotan kita, HYERI !!" ucap Minhyeon.
"Biasa diakan setiap hari cas cis cus bahasa Inggris ama Kepin" ucap Hyesup.
Dan Hyeri mulai cas cis cus ama orang sana justru seseorang menarik Hyesup, siapakah dia??? Jengg jengg jengg....
"Huh oppa, bikin aku kaget" ucap Hyesup lega melihat Eli yang menariknya.
"Hehe, aku tuh udah gak sabar, lagian juga aku males kalau nantinya harus rame-rame jadi gppkan??" ucap Eli mengandeng Hyesup jauh dari teman-temannya yang lagi sibuk itu.
"Gpp sih, tapi mereka??" Hyesup gak tega ninggalin teman-temannya itu.
"Sttt? Biarin aja, nanti juga mereka ketemu sama yang lain" Eli menutup mulut Hyesup dengan 1 jarinya. *author melting deh :D*
Mereka berduapun hilang berdua...
Sementara itu.
"Oh hotel yang ditempati U-kiss ya?" ucap Yeora setelah mendengar nama Hotelnya itu.
"Iya tuh huh?" ucap Minji. Sepertinya mereka semua belum menyadari kalau Hyesup hilang ya??
"Kita cari taksi yukk" mereka memberhentikan taksi dan ke hotel yang mereka tuju.
"Paris keren ya" ucap Hyeri sembari mengelus-ngelus badannya yang kedinginan itu.
"Hu uh, keren banget, aku gak sabar mau lihat menara Eifel ♥_♥" ucap Minji mencoba menenangkan hatinya walau tampa Xander.
Sesampainya disana mereka tinggal sebut "U-KISS" dan mereka bisa masuk kedalam kamar yang memang udah dipesen oleh U-kiss itu.
"Siji, loro, telu, papat (?)" Minhyeon mulai berhitung dengan bahasa Jawa.
"Stt, tinggalakan Jawamu, inget Korea Korea" ucap Yeora.
"Lima-nya ilang kokk???" lanjut Minhyeon.
"HYESUPPP" semuanya akhirnya sadar juga.wkwkwk.
Mereka panik dengan kehilangan Hyesup, tapi justru keisengan muncul lagi buat nyulik Hyeri (?) Yup, Kevin bersetongkol eh bersekongkol dengan Hyeri.
"Oppa iseng banget belajar darimana???" tanya Hyeri malu.
"Aku belajar dari...... Eli?" jawab Kevin ragu.
"Mending kita keliling kota paris" Kevin tersenyum sembari memberikan Hyeri sebuah syal yang hangat dari leher Kevin *aww aww... XD*
Dan mengikuti jejak Eli dan Hyesup, kini Hyeri dan Kevin juga pergi berduaan !! *curanggg*
Menyadari kedua temannya hilang justru Yeora, Minhyeon dan Minji jadi panik setengah mampus dikota orang tersebut.
"Jangan-jangan kota ini mengambil tumbal (?)" ucap Minhyeon takutan.
"Ah jangan ngomong gitu ah, mungkin mereka cuman....hmmm... kesasar??" ucap Minji yang lebih tenang daripda Minhyeon. Sementara itu Yeora terus menghubungi Dongho dan akhirnya....
"Yeoboseyo, ahh, chagiaa~ mianhae aku sibuk tadi, kenapa??" jawab Dongho ditelepon.
"Donghoo !! Hyeri dan Hyesup hilang..." adu Yeora.
"Oh ya, -.- Eli dan Kevin juga hilang" dan akhirnya diketahuilah sebab hilangnya Hyeri dan Hyesup. haha.
Hari semakin dingin saja di Paris, hujan es terus menerus turun disana.
"Sepertinya malam ini tidak usah pergi ya??" ucap Dongho kepada yang lainnya.
"Huh, tidak pergii?" ucap Kevin agak memelas.
"Hey bagaimana kalau...." Eli membisikan sesuatu ke teman-temannya kecuali Dongho yang udah ada didunianya sendiri itu.
"Aku sangat setuju!!" ucap Kiseop.
Hingga sorenya yang harusnya mau jalan-jalan mereka semua pada betah dikamar.
"Sudah ah aku mau pergi dulu" ucap Eli mulai meninggalkan semuanya pelan-pelan sementara yang lain masih sangat anteng.
-ELI ♥ HYESUP story-
Eli ketempat Hyesup berada..
"Hyesup-ssi ♥" panggil Eli.
"I-iia oppa, kenapa? kok sendirian?" tanya Hyesup sembari tersenyum.
"Bagaimana kalau hari ini kita makan malam?" tanya Eli lalu memeganggi tangan Hyesup.
"Wah aku mau banget oppa >.
Mereka ketempat restoran yang sangat indah, tepatnya di dekat pemandangan menara Eifel.
"Tolong ya" Eli memetikan jarinya lalu datanglah seorang pelayan dan seorang yang membawa biola.
"Ha? I-inikan minuman alkohol?" Hyesup melihat sebotoh sampanye yang dibawa pelayan itu.
"Ini kandungan alkoholnya gak besar kok" Eli menuangkan sampanye itu kegelas.
"Tapi oppa aku gak mau!" Hyesup mulai kesal ingin meninggalkan Eli.
"Tu-tunggu dulu dong, iya iya kamu gak usah minum ini palingan engga kamu icip dulu deh kuenya..." Eli memetikan jarinya lagi. dan datanglah pelayan dengan membawakan sebuah kue krim stoberi yang keliatannya lezat itu.
Hyesup kembali duduk dan mulai anteng menyicipi kue itu tapi...KUENYA HABIS.
"Enak..." ucap Hyesup.
"Loh kok? Harusnya kan?" lalu Eli berbicara dengan pelayannya itu entah apa yang dia bicarakan sampai-sampai Eli jadi panik sendiri???
"Ya Ampun HYESUPPP kamu gak merasa ada sesuatu yang kamu telan kan??" Eli mulai panik.
"Ah enggak kok emangnya kenapa??" Hyesup bingung.
"Masalahnya tuh dikuenya ditaro..hmmmm, cincin?" aku Eli menunduk agak malu.
"Apa? jangan-jangan yang tadi..." Hyesup memengangi lehernya.
"Mungkin kalau ketelen masih belum sampe jauh, coba keluarin" ucap Eli melihat mulut Hyesup.
"Aaaaa aku gak bisa oppaaa" ucap Hyesup.
"Sudah muntahkan saja.." paksa Eli mulai menguncang-nguncangkan badan Hyesup.
"Tenanglah sedikitt...." ucap Hyesup.
"Gimana mau tenang, nanti kalau kamu kenapa-kenapa gimana??" Eli masih panik.
Tiba-tiba Hyesup mengeluarkan sebuah cincin.
"Oppa cari inikan?" tanya Hyesup menjulurkan lidahnya.
"Kamu iniiii" Eli jadi lemes (?)
"Tapi untunglah gak ketelen beneran" Eli lega.
"Ini buatku kan?" tanya Hyesup babo.
"Bukan buatmu, tapi buat mas mas yang lewat, ya buat kamulah" Eli merebut cincin itu dan memakaikannya dijari manis Hyesup.
"Oppa gomawo ya" Hyesup mencium pipi Eli, padahal Eli maunya bla bla bla (?) XD
Mereka melanjutkan makan malamnya.
-Kiseop ♥ Minhyeon-
Kita beralih kelainnya.
"A-aku bosan" ucap Kiseop. Tapi Kevin dan Dongho masih sibuk sendiri, apalah yang mereka lakukan itu?
Pelan-pelan Kiseop meninggalkan kamarnya dan ternyata dia berpas-pasan dengan Minhyeon.
"Astaganaga...." ucap Kiseop dan Minhyeon berbarengan yang hampir nabrak satu sama lain.
"Kamu ngpain??" tanya Kiseop.
"Oppa sendiri ngapain?" tanya balik Minhyeon.
"Cari kamu?" jawab Kiseop.
"Kalau gitu aku juga cari oppa ! XD" muka iseng Minhyeon.
"Hmmmm ya sudahlah" Kiseop kehabisan kata (?)
"Oppa maen yukk! XD"
"Minhyeon bisa gak enggak main-main kali ini aja?" ucap Kiseop sok serius.
"3 hmmm, i-i-iya deh" Minhyeon malah nunduk-nunduk.
"Udah makan belum, kita makan yuk?" ajak Kiseop.
"Belum" jawab singkat Minhyeon.
"Ya udah kita makan yuk?^^" Kiseop tersenyum lalu menggiring Minhyeon ke restoran hotel.
"Tapi...aku gak lapar oppa" ucap Minhyeon ditengah jalan.
"Hummm, kayaknya kamu lagi gak seneng?" tanya Kiseop melihat Minhyeon.
"Ah enggak juga" Minhyeon emang moody-an, apalagi tadi udah disuruh serius, beginilah dia kalau serius?
"Gara-gara tadi ya???" tanya Kiseop lagi.
"Enggak kok -.-" Minhyeon mulai iseng dicembetut-cembetuti.
"Jangan marah ya, oke deh tunggu sebentar..." Kiseop mengambil sesuatu.
"Merem deh" ucapnya.
"Merem tapi jangan aneh-aneh ya" Minhyeon menutup mulutnya.
"Ah, iya kok chagi" ulas Kiseop, Minhyeonpun menutup matanya dan...
"Iya boleh buka sekarang" ucap Kiseop.
Minhyeon membuka matanya dan melihat Kiseop yang...yang... masukin koin kedalam hidungnya (???)
"Oppaaaa!! gak lucu ah!" walaupun dia ngomong gitu tapi tetep aja dia ketawa juga.
"Tuhkan, ketawa...hehe" Kiseop mulai melepaskan koin itu dengan muka malu.
"Udah ah katanya mau serius" Minhyeon nunjukin muka seriusnya yang sebenernya gak serius-serius amat.
"Iya iya serius" Kiseop jadi agak bete.
"Kamu mah gitu, gak seru ah jadi Minhyeon yang biasanya dongg..." Kiseop mengembungkan pipinya.
"Aku mau tanya serius deh?" tanya Minhyeon dengan serius.
"Apa?" Kiseop masih cembetut.
"Oppa sayang gak sama aku sih??" tanya Minhyeon aneh tiba-tiba.
"Aku sayang kok, aku sayang kamuu" jawab Kiseop.
"Aku juga sayang oppa~ ♥ :p" Minhyeon menunjuka muka jahilnya.
"Ah itukan kata-katakuuuuuu" Kiseop mencubit pipi Minhyeon.
"Jangan cubit!!!" begitulah mereka :D
-Kevin ♥ Hyeri-
Kevin keluar mencari Hyeri dan ternyata Hyeri juga keluar mencari Kevin, dan akhirnya mereka bertemu juga.
"Kita jalan yuk nikmati sore di sini" ajak Kevin menggengam tangan Hyeri.
"Ayuk oppa^^" Hyeri hanya tersenyum.
Mereka jalan-jalan dikawasan kota Paris yang indah dan tenang itu.
"Kamu mau naik sekoci itu gak?" tanya Kevin.
"Boleh...."
Mereka naik sekoci dan menikmati sungai buatan yang mengelilingi menara eifel itu.
"Dingin banget ya" keliatannya Hyeri sangat kedinginan karena hanya memakai mantel yang gak begitu tebal.
"Terang aja dingin suhunya itu 5derajat dan kamu cuman pake mantel seperti itu" Kevin berpindah kedekat Hyeri dan mulai membagi mantelnya yang besar berdua dengan Hyeri.
"Oppaa g-gak usah begini" Hyeri jadi malu soalnya.wkwk.
"Sudah gpp, dan jadinya kita bisa dayung berdua..." Kevin tersenyum tapi justru senyumannya itu terlalu dekat dengan pandangan mereka berdua.
Kevin memberanikan diri buat makin dekat, dan Hyeri juga diam diam saja sembari merem-merem (?)
Apa mereka jadi ciuman???
Hampir nempel justru sekoci mereka yang miring hampir juga terbalik!!
"Aaa?" mereka berdua kaget saling pegang-pengangan takut jatuh.
"Oppa sih!" Hyeri gak natap Kevin malu.
"Kok aku sih?" Kevin juga malu.
"Tadi sih dekat-dekat" ucap Hyeri tapi justru Kevin jadi bergerak menjauhkan dirinya dari Hyeri.
"Babo, jangan jauh-jauhh" Hyeri menarik Kevin.
-Dongho ♥ Yeora-
"Aku tuh bosan kalau kau bosan gak sih?" ucap Dongho ke Kevin tapi justru dia jadi ngomong sendiri gara-gara Kevin yang udah kabur.
"Hyung?? -.-" dongho gak menemukan siapapun disana...
"Aku ditinggal" Dongho jadi bete, tapi betenya hilang seketika ketika ternyata Yeora ada didekat pintu.
"Y-yeora kamu ngapain disini???" tanya Dongho jadi gugup.
"Gak boleh gitu, ya udah aku pergi" Yeora dihalangi Dongho.
"Bukan gitu kok, temenin aku dong..." mohon Dongho.
Mereka justru jadi diem-dieman gara-gara Yeora yang emang diem, dan Dongho yang dingin dan cuek.
"Udah makan?" tanya Dongho membuka topik.
"Udah..." jawab singkat Yeora.
"Yang lain kemana?" tanya Dongho lagi.
"Aku gak tahu" jawab Yeora.
"Kamu lihat Kevin ga?? (?)" tanya Dongho lagi dan Yeora hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Keluar yuk?" ajak Dongho.
"Enggak ah aku males, diluar dingin" dan kini Dongho betul-betul bingung mau ngomong apa lagi.
"Ya udah keteras aja ya?" ajak Dongho.
"Ya udah" akhirnya mereka hanya duduk-duduk diteras sembari melihat langit yang udah gelap.
Dongho betul-betul lagi gak ada ide buat berkata merekapun diem lagi! woy author sampe capek nulisnya kalau begini ayo ngomong dong! ngomong gak? *author yang kesel jadi pengen nyeburin Dongho ama Yeora kekolam (?)
"Hmmm Yeora, kok bulannya gak nampak ya??" Dongho mau ngegombal.
"Aku gak suka digombali" jawab cuek Yeora.
"3" Dongho patah hati. wkwkw. *author menepuk dahi. Makanya yang romantis kenapa?? Gak bisa romantis sih *author membisikan sesuatu ke Dongho. (?)
"Yeora??" panggil Dongho yang melihat Yeora malah sibuk melihat bintang.
"HUH?" Yeora yang nengok malah tepat jadi nyium Dongho.
sedetik... duadetik..tigadetik....empat detik...lima detik..
Woy kenapa jadi ketagihan begini sih?-.-
"Oppa mah" Yeora malah jadi malu.
"Habisnya kamu diem-diem aja?" Dongho tampa dosa.
"Iya-iya"
Merekapun saling ngobrol walaupun kadang-kadang ada waktunya diem, duh pasangan ini!!
-Xander ♥ Minji-
Dan terakhir Minji, dia hanya duduk termenung menikmati indahnya malam sendirian diteras kamarnya. Seharusnya manjadi malam yang indah tapi justru Minji merasakan hal yang kosong malam itu...
"Kkeuteun eobseo Never end... ee ee...ee..ee..Yeogin Neverland" I-phone Minji berbunyi adanya panggilan video masuk.
"Oppa?" ternyata itu adalah Xander.
"Haii chagii, kamu lagi apa?" tanya Xander.
"Aku lagi duduk aja nih oppa" Minji mencoba tersenyum ke Xander.
"Kamu lagi gak ada dirumah ya??" tanya Xander.
"Ah iya nih, habisnya kita gak bisa jalan bareng sih" jawab Minji tercengir.
"Ah kejam aku gak diajak..." rengek Xander.
"Ya udah kesini aja" ucap Iseng Minji.
"Bener yaaa" ucap Xander.
"Bener kesni aja, aku lagi di PARIS" ucap Minji menaikan nadanya dikata Paris.
"Oke, kamu merem, hitung sampe sepuluh dehh" suruh Xander.
"Iya iya aku meremm..." Minji memejamkan matanya sembari wajahnya masih tersorot.
"Hitung deh, awas ngintip..." ucap Xander lagi.
"Iyaaa, iyaaaa....aku hitung nih, 1....2....3....4....5....6...7...8..."
"Tunggu-tunggu kalau aku beneran dateng kamu mau kasih apa ke aku" tanya iseng Xander.
"Nanti aku kasih kiss deh" Minji hanya bercanda tadinya.
"Bener ya awas loh bohong" ancam Xander.
"Iya chagikuu" ucap Minji.
"Mana mungkin dia kesini dalam waktu 2 detik lagi..." pikir Minji.
"Oke lanjutkan" ucap Xander.
"9......." Minji melamain ke angka 10.
"10...." hitung Minji, tapi gak ada siapapun disana.
"Mana mungkin dia datang babo, Minji kamu babo" ucap Minji masih memejamkan mataya.
Minji sampai mau nangis sembari memikirkan Xander.
Tapi justru tiba-tiba seseorang datang mendekap mata Minji.
"Ah, jangan bercanda, ini siapa??" tanya Minji.
"Minhyeon ya, aku tahu ini Minhyeon, tapi tangannya besar juga" Minji meraba-raba tangan itu.
"Ah? atau mungkin anak u-kiss neh?" tebak Minji.
"Bukan tahu aku bukan anak u-kiss lagi" suaranya familiar.
"Oppa?" Minji hafal suara Xander.
"Taraaaaaa aku datang kan..." ucap Xander.
"Oppaa kukira oppa cuman bercanda :'(" Minji malah nangis kecil memeluk tubuh Xander.
"Loh kok nangis" Xander menatap Minji.
"Jangan nangis ya, kamu masih ada hutang loh ama aku" Xander menghapus air mata Minji.
"Hutang apa?" Minji gak ingat.
Xander memajukan bibirnya *wow tambah seksi dongg.wkwkw *digatak cherry.
"Kalau yang kaya gitu aja ingat!" Minji mengatak dulu kepala Xander lalu mengecup bibir Xander :*
Yaaa begitulah Kisahnya, bagaimana? walaupun agak datar, biasa-biasa aja, gak jelas, atau bikin orang emosi juga neh ff. Jadi reader mau pilih jadi siapa...?? hehe. kalau author sih tetep jadi author yang suka iseng ngerjain cast-castnya sendiri dan tetep jadi istrinya LEE KISEOP inget KISEOP udah author Booking.wkwkwkwkw.
SEKIAN
:* kecup manis dari author buat Kiseop (?) wkwkwkw... :D lololol.
Gomawo for read ff yang dibuat dengan 1,5 hati inii.... :)
AND HAPPY VALENTINE
Title: Valentine in PARIS
Author: Riwonchan
Cast: U-KISS (Kiseop, Dongho, Eli, Kevin, Xander)
(YOU:Minhyeon, Yeora, Hyeri, Hyesup, Minji)
Eps: ONE SHOOT
Genre: Romantic, Gaje, Comedy, Valentine edition
NP: boleh copy tapi full creadit! oke oke :)
-> let's check it out
Siapa sih yang gak kesel kalau dihari Valentine gini ditinggal sama pacar sendiri buat kerja. Begitu pula dengan Minyeon cs yaitu Yeora, Minji, Hyeri, Hyesup, dan Minhyeon sendiri. Mereka ditinggal ama pacarnya dihari yang sebenernya spesial itu *kasihan*.
"Guys kita jalan yukk" ucap Hyeri membuka topik sembari memeluk-meluk bantal Yeora.
"Jalan kemana lagi bokek" ucap Hyesup yang juga tidur-tiduran didekat Hyeri.
"Heyy jangan peluk-peluk Donghokuu (?)" ucap Yeora mengambil bantalnya lalu kembali duduk dikarpet sembari menonton TV itu.
"Huh dasar Yeora" Hyeri kembali usil dan mengambil boneka teddy bear pemberian Dongho.
"AH?" Yeora mulai mengambil teddy-nya tapi justru malah jadi diusilin Hyeri.
"SUDAH SUDAH jangan berkelaminn !!" Minhyeon mulai dengan candaannya.
"BERKELAHII" semua meneriaki Minhyeon.
"Ya maksud saya itu loh" Minhyeon hanya bisa cengir-cengir.
"Sudah sudah makan dulu sana" Minji ikut-ikutan gila.
"Ayam-ayamku??" Minhyeon memang biangnya (?)
"Aku serius nih teman-teman" Hyeri mulai kesal karena dibercandain melulu.
"Baikk baikk serius" ucap Minhyeon dengan tampang sriusnya.
"Kita nyusulin yuk?" ide Minji.
"Kan aku sudah bilang? aku lagi bokek, kalau kamu bayarin gpp deh" ucap Hyesup dengan muka polosnya itu.
"Aku bayarin tapi kamu ngitungin pasir dipantai dulu ya -.-" ucap Minji.
"Tunggu aku jadi presiden Korea aja >_
"Sudahlah dirumah aja, lagiankan kita juga masih banyak kerjaan" ucap Yeora sembari memeluk-meluk bonekanya itu yang sangat lembut.
"Aku bosan, kenapa kita gak pergi berlima aja sih" ucap Hyeri.
"Aku juga sih...." tambah Minji.
"Eh? tunggu deh" cela Yeora yang mulai merasa aneh dengan bonekanya itu.
"Kenapa??" semuanya jadi tertuju pada Yeora.
"Bonekaku bolong T_T" rengek Yeora.
"Fiyuh kirain apaan, bajuku bolong aja aku gak bilang-bilang" Minhyeon memamerkan bajunya yang bolong dibagian tangan (?)
"Kasihan gak dibeliin baju ama Kiseop" canda Hyesup.
"Terus kamu dikasih apa sama Kiseop yang setiap hari kerja??" tanya iseng Minji.
"Aku dikasih cinta" Minhyeon mulai membuat hati didadanya.
"Makan cintaaa" semua menimpuki Minhyeon pake bantal dan guling.
"Eh ada sesuatu" ucap Yeora sendiri sembari mengorek-ngorek bolongan bonekanya itu.
"sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu" - cut lyric Sesuatu - Syahrini.
Minji malah nyanyi gaje dengar ucapan sendiri Yeora.
Tapi justru Yeora mengeluarkan sesuatu dari bonekanya itu. Sebuah SURATT???
"Maaf ya mungkin kali ini aku gak bisa pulang cepat buat ngerayain Valentine bareng kamu..." Yeora membaca surat itu. Tapi justru dia malah terhenti..
"Ahhh oppaa kamu kejamm..." ucap Yeora menunjukan surat itu keteman-temannya.
"Kenapa say?" tanya Hyesup.
"Ini loh oppa Dongho gak bisa pulang cepat" jelas Yeora yang mulai mau menangis.
"Yeora jangan nangis, aku gak ada balon :(" ucap Minhyeon.
Kawan-kawan Yeora juga mulai membaca surat itu.
"Eh tapi ada kelanjutannya tauu, makanya kalao baca sampe selesei??" ucap Hyeri.
"Tapi kamu justru yang bisa kesini ya, aku dan teman-teman udah nyiapin semuanya disini tiket dan lain-lainnya ada dikotak dikolong kasurmu, hmmmm kalau kamu gak baca sih awas aja (?)" baca Hyeri.
"KYAAA jadi kita bisa ke Pariss??" ucap Hyesup senang sembari memegang kedua tangan Minhyeon (?).
"Iya ! Yeyeye lalala yeyeye lala (?)" mereka berdua jingkrak jingkrakan senang hingga akhirnya terjatuh (?)
Minji dan Yeora mengecek bawah kolong kasur Yeora dan bener ternyata ada sebuah kotak pink dan dibukalah kotak pink itu. Isinya ada tiket pesawat, brosur hotel, bla bla bla bla bla bla...
Tapi justru Minji jadi sedih, soalnya Xander'kan udah gak di U-kiss jadi dia gak bisa ikut deh :(
"Udah kamu ikut ajaa" Hyeri merangkul bahu Minji.
"Iya kita berseneng seneng disana" tambah Hyesup menyemangati Minji.
"Kita nanti manjatin menara EIFEL (?)" ucap Minhyeon.
"Kita? Loe aja kali gw enggak, wkwkwk" ucap semuanya.
"Akukan cuman berjanda teman..." Minhyeon tersenyum 3 jari.
Akhirnya sehari sebelum Valentine mereka terbangg *naik pesawat loh ya, dikira terbang kayak superman?!* ke PARIS.
Tapi sesampainya disana justru mereka susah banget ngehubungi para namja-namja itu.
"Duhh aku gak bisa bahasa Inggris?!" ucap Yeora panik.
"Tenang-tenang ada bulepotan kita, HYERI !!" ucap Minhyeon.
"Biasa diakan setiap hari cas cis cus bahasa Inggris ama Kepin" ucap Hyesup.
Dan Hyeri mulai cas cis cus ama orang sana justru seseorang menarik Hyesup, siapakah dia??? Jengg jengg jengg....
"Huh oppa, bikin aku kaget" ucap Hyesup lega melihat Eli yang menariknya.
"Hehe, aku tuh udah gak sabar, lagian juga aku males kalau nantinya harus rame-rame jadi gppkan??" ucap Eli mengandeng Hyesup jauh dari teman-temannya yang lagi sibuk itu.
"Gpp sih, tapi mereka??" Hyesup gak tega ninggalin teman-temannya itu.
"Sttt? Biarin aja, nanti juga mereka ketemu sama yang lain" Eli menutup mulut Hyesup dengan 1 jarinya. *author melting deh :D*
Mereka berduapun hilang berdua...
Sementara itu.
"Oh hotel yang ditempati U-kiss ya?" ucap Yeora setelah mendengar nama Hotelnya itu.
"Iya tuh huh?" ucap Minji. Sepertinya mereka semua belum menyadari kalau Hyesup hilang ya??
"Kita cari taksi yukk" mereka memberhentikan taksi dan ke hotel yang mereka tuju.
"Paris keren ya" ucap Hyeri sembari mengelus-ngelus badannya yang kedinginan itu.
"Hu uh, keren banget, aku gak sabar mau lihat menara Eifel ♥_♥" ucap Minji mencoba menenangkan hatinya walau tampa Xander.
Sesampainya disana mereka tinggal sebut "U-KISS" dan mereka bisa masuk kedalam kamar yang memang udah dipesen oleh U-kiss itu.
"Siji, loro, telu, papat (?)" Minhyeon mulai berhitung dengan bahasa Jawa.
"Stt, tinggalakan Jawamu, inget Korea Korea" ucap Yeora.
"Lima-nya ilang kokk???" lanjut Minhyeon.
"HYESUPPP" semuanya akhirnya sadar juga.wkwkwk.
Mereka panik dengan kehilangan Hyesup, tapi justru keisengan muncul lagi buat nyulik Hyeri (?) Yup, Kevin bersetongkol eh bersekongkol dengan Hyeri.
"Oppa iseng banget belajar darimana???" tanya Hyeri malu.
"Aku belajar dari...... Eli?" jawab Kevin ragu.
"Mending kita keliling kota paris" Kevin tersenyum sembari memberikan Hyeri sebuah syal yang hangat dari leher Kevin *aww aww... XD*
Dan mengikuti jejak Eli dan Hyesup, kini Hyeri dan Kevin juga pergi berduaan !! *curanggg*
Menyadari kedua temannya hilang justru Yeora, Minhyeon dan Minji jadi panik setengah mampus dikota orang tersebut.
"Jangan-jangan kota ini mengambil tumbal (?)" ucap Minhyeon takutan.
"Ah jangan ngomong gitu ah, mungkin mereka cuman....hmmm... kesasar??" ucap Minji yang lebih tenang daripda Minhyeon. Sementara itu Yeora terus menghubungi Dongho dan akhirnya....
"Yeoboseyo, ahh, chagiaa~ mianhae aku sibuk tadi, kenapa??" jawab Dongho ditelepon.
"Donghoo !! Hyeri dan Hyesup hilang..." adu Yeora.
"Oh ya, -.- Eli dan Kevin juga hilang" dan akhirnya diketahuilah sebab hilangnya Hyeri dan Hyesup. haha.
Hari semakin dingin saja di Paris, hujan es terus menerus turun disana.
"Sepertinya malam ini tidak usah pergi ya??" ucap Dongho kepada yang lainnya.
"Huh, tidak pergii?" ucap Kevin agak memelas.
"Hey bagaimana kalau...." Eli membisikan sesuatu ke teman-temannya kecuali Dongho yang udah ada didunianya sendiri itu.
"Aku sangat setuju!!" ucap Kiseop.
Hingga sorenya yang harusnya mau jalan-jalan mereka semua pada betah dikamar.
"Sudah ah aku mau pergi dulu" ucap Eli mulai meninggalkan semuanya pelan-pelan sementara yang lain masih sangat anteng.
-ELI ♥ HYESUP story-
Eli ketempat Hyesup berada..
"Hyesup-ssi ♥" panggil Eli.
"I-iia oppa, kenapa? kok sendirian?" tanya Hyesup sembari tersenyum.
"Bagaimana kalau hari ini kita makan malam?" tanya Eli lalu memeganggi tangan Hyesup.
"Wah aku mau banget oppa >.
Mereka ketempat restoran yang sangat indah, tepatnya di dekat pemandangan menara Eifel.
"Tolong ya" Eli memetikan jarinya lalu datanglah seorang pelayan dan seorang yang membawa biola.
"Ha? I-inikan minuman alkohol?" Hyesup melihat sebotoh sampanye yang dibawa pelayan itu.
"Ini kandungan alkoholnya gak besar kok" Eli menuangkan sampanye itu kegelas.
"Tapi oppa aku gak mau!" Hyesup mulai kesal ingin meninggalkan Eli.
"Tu-tunggu dulu dong, iya iya kamu gak usah minum ini palingan engga kamu icip dulu deh kuenya..." Eli memetikan jarinya lagi. dan datanglah pelayan dengan membawakan sebuah kue krim stoberi yang keliatannya lezat itu.
Hyesup kembali duduk dan mulai anteng menyicipi kue itu tapi...KUENYA HABIS.
"Enak..." ucap Hyesup.
"Loh kok? Harusnya kan?" lalu Eli berbicara dengan pelayannya itu entah apa yang dia bicarakan sampai-sampai Eli jadi panik sendiri???
"Ya Ampun HYESUPPP kamu gak merasa ada sesuatu yang kamu telan kan??" Eli mulai panik.
"Ah enggak kok emangnya kenapa??" Hyesup bingung.
"Masalahnya tuh dikuenya ditaro..hmmmm, cincin?" aku Eli menunduk agak malu.
"Apa? jangan-jangan yang tadi..." Hyesup memengangi lehernya.
"Mungkin kalau ketelen masih belum sampe jauh, coba keluarin" ucap Eli melihat mulut Hyesup.
"Aaaaa aku gak bisa oppaaa" ucap Hyesup.
"Sudah muntahkan saja.." paksa Eli mulai menguncang-nguncangkan badan Hyesup.
"Tenanglah sedikitt...." ucap Hyesup.
"Gimana mau tenang, nanti kalau kamu kenapa-kenapa gimana??" Eli masih panik.
Tiba-tiba Hyesup mengeluarkan sebuah cincin.
"Oppa cari inikan?" tanya Hyesup menjulurkan lidahnya.
"Kamu iniiii" Eli jadi lemes (?)
"Tapi untunglah gak ketelen beneran" Eli lega.
"Ini buatku kan?" tanya Hyesup babo.
"Bukan buatmu, tapi buat mas mas yang lewat, ya buat kamulah" Eli merebut cincin itu dan memakaikannya dijari manis Hyesup.
"Oppa gomawo ya" Hyesup mencium pipi Eli, padahal Eli maunya bla bla bla (?) XD
Mereka melanjutkan makan malamnya.
-Kiseop ♥ Minhyeon-
Kita beralih kelainnya.
"A-aku bosan" ucap Kiseop. Tapi Kevin dan Dongho masih sibuk sendiri, apalah yang mereka lakukan itu?
Pelan-pelan Kiseop meninggalkan kamarnya dan ternyata dia berpas-pasan dengan Minhyeon.
"Astaganaga...." ucap Kiseop dan Minhyeon berbarengan yang hampir nabrak satu sama lain.
"Kamu ngpain??" tanya Kiseop.
"Oppa sendiri ngapain?" tanya balik Minhyeon.
"Cari kamu?" jawab Kiseop.
"Kalau gitu aku juga cari oppa ! XD" muka iseng Minhyeon.
"Hmmmm ya sudahlah" Kiseop kehabisan kata (?)
"Oppa maen yukk! XD"
"Minhyeon bisa gak enggak main-main kali ini aja?" ucap Kiseop sok serius.
"3 hmmm, i-i-iya deh" Minhyeon malah nunduk-nunduk.
"Udah makan belum, kita makan yuk?" ajak Kiseop.
"Belum" jawab singkat Minhyeon.
"Ya udah kita makan yuk?^^" Kiseop tersenyum lalu menggiring Minhyeon ke restoran hotel.
"Tapi...aku gak lapar oppa" ucap Minhyeon ditengah jalan.
"Hummm, kayaknya kamu lagi gak seneng?" tanya Kiseop melihat Minhyeon.
"Ah enggak juga" Minhyeon emang moody-an, apalagi tadi udah disuruh serius, beginilah dia kalau serius?
"Gara-gara tadi ya???" tanya Kiseop lagi.
"Enggak kok -.-" Minhyeon mulai iseng dicembetut-cembetuti.
"Jangan marah ya, oke deh tunggu sebentar..." Kiseop mengambil sesuatu.
"Merem deh" ucapnya.
"Merem tapi jangan aneh-aneh ya" Minhyeon menutup mulutnya.
"Ah, iya kok chagi" ulas Kiseop, Minhyeonpun menutup matanya dan...
"Iya boleh buka sekarang" ucap Kiseop.
Minhyeon membuka matanya dan melihat Kiseop yang...yang... masukin koin kedalam hidungnya (???)
"Oppaaaa!! gak lucu ah!" walaupun dia ngomong gitu tapi tetep aja dia ketawa juga.
"Tuhkan, ketawa...hehe" Kiseop mulai melepaskan koin itu dengan muka malu.
"Udah ah katanya mau serius" Minhyeon nunjukin muka seriusnya yang sebenernya gak serius-serius amat.
"Iya iya serius" Kiseop jadi agak bete.
"Kamu mah gitu, gak seru ah jadi Minhyeon yang biasanya dongg..." Kiseop mengembungkan pipinya.
"Aku mau tanya serius deh?" tanya Minhyeon dengan serius.
"Apa?" Kiseop masih cembetut.
"Oppa sayang gak sama aku sih??" tanya Minhyeon aneh tiba-tiba.
"Aku sayang kok, aku sayang kamuu" jawab Kiseop.
"Aku juga sayang oppa~ ♥ :p" Minhyeon menunjuka muka jahilnya.
"Ah itukan kata-katakuuuuuu" Kiseop mencubit pipi Minhyeon.
"Jangan cubit!!!" begitulah mereka :D
-Kevin ♥ Hyeri-
Kevin keluar mencari Hyeri dan ternyata Hyeri juga keluar mencari Kevin, dan akhirnya mereka bertemu juga.
"Kita jalan yuk nikmati sore di sini" ajak Kevin menggengam tangan Hyeri.
"Ayuk oppa^^" Hyeri hanya tersenyum.
Mereka jalan-jalan dikawasan kota Paris yang indah dan tenang itu.
"Kamu mau naik sekoci itu gak?" tanya Kevin.
"Boleh...."
Mereka naik sekoci dan menikmati sungai buatan yang mengelilingi menara eifel itu.
"Dingin banget ya" keliatannya Hyeri sangat kedinginan karena hanya memakai mantel yang gak begitu tebal.
"Terang aja dingin suhunya itu 5derajat dan kamu cuman pake mantel seperti itu" Kevin berpindah kedekat Hyeri dan mulai membagi mantelnya yang besar berdua dengan Hyeri.
"Oppaa g-gak usah begini" Hyeri jadi malu soalnya.wkwk.
"Sudah gpp, dan jadinya kita bisa dayung berdua..." Kevin tersenyum tapi justru senyumannya itu terlalu dekat dengan pandangan mereka berdua.
Kevin memberanikan diri buat makin dekat, dan Hyeri juga diam diam saja sembari merem-merem (?)
Apa mereka jadi ciuman???
Hampir nempel justru sekoci mereka yang miring hampir juga terbalik!!
"Aaa?" mereka berdua kaget saling pegang-pengangan takut jatuh.
"Oppa sih!" Hyeri gak natap Kevin malu.
"Kok aku sih?" Kevin juga malu.
"Tadi sih dekat-dekat" ucap Hyeri tapi justru Kevin jadi bergerak menjauhkan dirinya dari Hyeri.
"Babo, jangan jauh-jauhh" Hyeri menarik Kevin.
-Dongho ♥ Yeora-
"Aku tuh bosan kalau kau bosan gak sih?" ucap Dongho ke Kevin tapi justru dia jadi ngomong sendiri gara-gara Kevin yang udah kabur.
"Hyung?? -.-" dongho gak menemukan siapapun disana...
"Aku ditinggal" Dongho jadi bete, tapi betenya hilang seketika ketika ternyata Yeora ada didekat pintu.
"Y-yeora kamu ngapain disini???" tanya Dongho jadi gugup.
"Gak boleh gitu, ya udah aku pergi" Yeora dihalangi Dongho.
"Bukan gitu kok, temenin aku dong..." mohon Dongho.
Mereka justru jadi diem-dieman gara-gara Yeora yang emang diem, dan Dongho yang dingin dan cuek.
"Udah makan?" tanya Dongho membuka topik.
"Udah..." jawab singkat Yeora.
"Yang lain kemana?" tanya Dongho lagi.
"Aku gak tahu" jawab Yeora.
"Kamu lihat Kevin ga?? (?)" tanya Dongho lagi dan Yeora hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Keluar yuk?" ajak Dongho.
"Enggak ah aku males, diluar dingin" dan kini Dongho betul-betul bingung mau ngomong apa lagi.
"Ya udah keteras aja ya?" ajak Dongho.
"Ya udah" akhirnya mereka hanya duduk-duduk diteras sembari melihat langit yang udah gelap.
Dongho betul-betul lagi gak ada ide buat berkata merekapun diem lagi! woy author sampe capek nulisnya kalau begini ayo ngomong dong! ngomong gak? *author yang kesel jadi pengen nyeburin Dongho ama Yeora kekolam (?)
"Hmmm Yeora, kok bulannya gak nampak ya??" Dongho mau ngegombal.
"Aku gak suka digombali" jawab cuek Yeora.
"3" Dongho patah hati. wkwkw. *author menepuk dahi. Makanya yang romantis kenapa?? Gak bisa romantis sih *author membisikan sesuatu ke Dongho. (?)
"Yeora??" panggil Dongho yang melihat Yeora malah sibuk melihat bintang.
"HUH?" Yeora yang nengok malah tepat jadi nyium Dongho.
sedetik... duadetik..tigadetik....empat detik...lima detik..
Woy kenapa jadi ketagihan begini sih?-.-
"Oppa mah" Yeora malah jadi malu.
"Habisnya kamu diem-diem aja?" Dongho tampa dosa.
"Iya-iya"
Merekapun saling ngobrol walaupun kadang-kadang ada waktunya diem, duh pasangan ini!!
-Xander ♥ Minji-
Dan terakhir Minji, dia hanya duduk termenung menikmati indahnya malam sendirian diteras kamarnya. Seharusnya manjadi malam yang indah tapi justru Minji merasakan hal yang kosong malam itu...
"Kkeuteun eobseo Never end... ee ee...ee..ee..Yeogin Neverland" I-phone Minji berbunyi adanya panggilan video masuk.
"Oppa?" ternyata itu adalah Xander.
"Haii chagii, kamu lagi apa?" tanya Xander.
"Aku lagi duduk aja nih oppa" Minji mencoba tersenyum ke Xander.
"Kamu lagi gak ada dirumah ya??" tanya Xander.
"Ah iya nih, habisnya kita gak bisa jalan bareng sih" jawab Minji tercengir.
"Ah kejam aku gak diajak..." rengek Xander.
"Ya udah kesini aja" ucap Iseng Minji.
"Bener yaaa" ucap Xander.
"Bener kesni aja, aku lagi di PARIS" ucap Minji menaikan nadanya dikata Paris.
"Oke, kamu merem, hitung sampe sepuluh dehh" suruh Xander.
"Iya iya aku meremm..." Minji memejamkan matanya sembari wajahnya masih tersorot.
"Hitung deh, awas ngintip..." ucap Xander lagi.
"Iyaaa, iyaaaa....aku hitung nih, 1....2....3....4....5....6...7...8..."
"Tunggu-tunggu kalau aku beneran dateng kamu mau kasih apa ke aku" tanya iseng Xander.
"Nanti aku kasih kiss deh" Minji hanya bercanda tadinya.
"Bener ya awas loh bohong" ancam Xander.
"Iya chagikuu" ucap Minji.
"Mana mungkin dia kesini dalam waktu 2 detik lagi..." pikir Minji.
"Oke lanjutkan" ucap Xander.
"9......." Minji melamain ke angka 10.
"10...." hitung Minji, tapi gak ada siapapun disana.
"Mana mungkin dia datang babo, Minji kamu babo" ucap Minji masih memejamkan mataya.
Minji sampai mau nangis sembari memikirkan Xander.
Tapi justru tiba-tiba seseorang datang mendekap mata Minji.
"Ah, jangan bercanda, ini siapa??" tanya Minji.
"Minhyeon ya, aku tahu ini Minhyeon, tapi tangannya besar juga" Minji meraba-raba tangan itu.
"Ah? atau mungkin anak u-kiss neh?" tebak Minji.
"Bukan tahu aku bukan anak u-kiss lagi" suaranya familiar.
"Oppa?" Minji hafal suara Xander.
"Taraaaaaa aku datang kan..." ucap Xander.
"Oppaa kukira oppa cuman bercanda :'(" Minji malah nangis kecil memeluk tubuh Xander.
"Loh kok nangis" Xander menatap Minji.
"Jangan nangis ya, kamu masih ada hutang loh ama aku" Xander menghapus air mata Minji.
"Hutang apa?" Minji gak ingat.
Xander memajukan bibirnya *wow tambah seksi dongg.wkwkw *digatak cherry.
"Kalau yang kaya gitu aja ingat!" Minji mengatak dulu kepala Xander lalu mengecup bibir Xander :*
Yaaa begitulah Kisahnya, bagaimana? walaupun agak datar, biasa-biasa aja, gak jelas, atau bikin orang emosi juga neh ff. Jadi reader mau pilih jadi siapa...?? hehe. kalau author sih tetep jadi author yang suka iseng ngerjain cast-castnya sendiri dan tetep jadi istrinya LEE KISEOP inget KISEOP udah author Booking.wkwkwkwkw.
SEKIAN
:* kecup manis dari author buat Kiseop (?) wkwkwkw... :D lololol.
Gomawo for read ff yang dibuat dengan 1,5 hati inii.... :)
AND HAPPY VALENTINE
Subscribe to:
Posts (Atom)

